Site icon Gilabola.com

Alasan di Balik Pembatalan Laga Juventus vs Barcelona

Alasan di Balik Pembatalan Laga Juventus vs Barcelona

Gila Bola – Pertandingan Juventus vs Barcelona dibatalkan hanya dalam hitungan jam sebelum laga itu dimulai Minggu siang ini. Alasan kesehatan menjadi motif di balik pembatalan, namun Xavi Hernandez mengkhawatirkan hal lainnya.

Diare dan muntah-muntah melanda sebagian besar para pemain Barca sekitar 12 jam sebelum dimulainya laga ujicoba melawan Juventus, yang seharusnya berlangsung di Levi’s Stadium di Santa Clara, Minggu siang (23/7).

Gastroenteritis, sebuah penyakit infeksi usus yang lazim dijumpai, yang bisa diawali oleh pengolahan makanan secara salah, tapi juga bisa saja berasal dari infeksi sesama pemain, menjadi alasan pembatalan oleh pihak Barcelona. Mereka bahkan sama sekali tidak berangkat ke Santa Clara dari hotel dan basis tim di Amerika Serikat.

Siapa Sajakah Pemain Barcelona yang Sakit Diare dan Muntah-muntah?

Kabarnya ada sampai 15 orang pemain dan beberapa staf kepelatihan di bawah Xavi yang menderita sakit diare dan muntah-muntah, menyebabkan tidak cukup pemain yang bisa diturunkan untuk laga melawan Juventus.

Para pendukung Barca dengan cepat merujuk pada peristiwa kunjungan yang dilakukan Alejandro Balde ke negeri asal ayahnya, Guinea-Bissau, sebagai penyebab penularan gastroenteritis di kubu Barca tersebut. Balde termasuk satu di antara para pemain Barca yang terkena sakit. Selain juga Jules Kounde, Eric Garcia, dan pemain yang baru saja direkrut, Oriol Romeu.

Pertandingan Barca vs Juventus merupakan bagian dari turnamen Soccer Champions Tour 2023 yang juga melibatkan Real Madrid, Barcelona, Milan, Manchester United, dan Arsenal.

Dalam waktu tiga hari lagi, Barca dijadwalkan berjumpa Arsenal dalam turnamen yang sama. Diasumsikan laga yang satu ini masih akan berjalan sesuai rencana karena tidak ada pengumuman pembatalan.

Xavi Lebih Mengkhawatirkan Dampaknya Bagi Mentalitas Pemain

Jika hanya 15 orang terkena maka mestinya masih ada cukup pemain, senior ataupun pemain muda, yang bisa diturunkan pada laga melawan Juventus. Tetapi Xavi dilaporkan menjadi figur utama di balik pembatalan itu. Ia lebih mengkhawatirkan dampak setelahnya.

Sebuah kekalahan pada laga pertama pramusim akan berdampak sangat jauh ke dalam musim baru 2023/24. Selain itu Barca masih akan menjumpai Arsenal untuk laga ujicoba kedua dalam waktu tiga hari dan laga El Clasico meskipun dalam konteks pertandingan persahabatan.

Pertandingan pramusim melawan Real Madrid akan berlangsung pada 29 Juli, sebuah laga yang sangat penting karena menjadi gambaran kesiapan menghadapi musuh besar mereka itu di musim baru Liga Spanyol. Dua laga kompetitif El Clasico akan berlangsung 29 Oktober 2023 dan 21 April 2024.

Xavi tidak akan bisa menerima secara baik jika Blaugrana sampai kalah dalam dua laga big match itu, terutama setelah kedua pihak saling mengalahkan satu sama lain selama 2022/23.

Los Blancos menang 3-1 pada pertemuan pertama di ajang La Liga, Oktober 2022, sebelum gol bunuh diri Eder Militao menyebabkan tim ibukota itu berbalik kalah pada laga Copa del Rey bulan Maret 2023.

Barca memanfaatkan momentum untuk menang 2-1 pada pertemuan kedua La Liga, yang juga berlangsung pada Maret 2023, hanya berselang dua minggu dari pertandingan Copa del Rey. Tetapi Los Blancos tertawa paling akhir setelah menaklukkan Barca 0-4 di kandang mereka di Camp Nou pada awal April 2023.

Exit mobile version