Alasan Kevin De Bruyne Mengapa Liga Inggris Harus Diakhiri Lebih Awal

Kevin De Bruyne Punya Alasan Kenapa Kompetisi Harus Diakhiri Lebih Awal

Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne punya alasan mengapa kompetisi Liga Inggris harus dihentikan di tengah jalan agar tidak mengganggu jalannya kompetisi yang sama musim depan.

Saat ini Liga Inggris dan liga-liga sepakbola lainnya di Eropa tengah mengalami penundaan tanpa ada kepastian kapan akan dilanjutkan karena situasi buruk yang tengah melanda benua itu saat ini, dan juga seluruh dunia. Bukan hanya kompetisi domestik dan Liga Champions serta Liga Europa saja yang mengalami penundaan, turnamen Euro 2020 pun resmi ditangguhkan sampai tahun depan.

Saat ini muncul wacana penghentian liga dengan menyatakan Liverpool sebagai juara tanpa ada degradasi dan Kevin De Bruyne sepakat dengan ide tersebut.¬†“Saya tidak tahu apakah kami akan bermain lagi atau tidak,” kata pemain asal Belgia ini memberi alasan pada Let Laatste Nieuws.

“Sama seperti di sini [Belgia], di Inggris pun mereka menunggu selama mungkin sebelum membuat keputusan. Namun sebagai seorang pesepak bola, hal tersebut jelas. Jika Anda tidak melakukan apapun selama enam pekan, biasanya Anda membutuhkan pra-musim selama tiga atau empat pekan.”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

“Jika kita tiba-tiba memulai lagi kompetisi, semua orang akan masuk ke ruang perawatan, mengalami cedera setelah beberapa laga. Tentu saja hal tersebut harus dihindari. Namun ada banyak uang yang terlibat dan saya rasa penundaan terlalu lama untuk membuat keputusan bisa menimbulkan banyak masalah untuk musim depan.”

“[Lamanya penundaan kompetisi] bukan berarti kami mendapatkan liburan musim panas yang sangat panjang dan tiba-tiba harus bermain bersama-sama lagi. Akan disayangkan jika kompetisi harus dihentikan lebih awal setelah melakoni musim yang bagus tapi jika alasannya untuk menghindari masalah-masalah bagi musim depan, maka penghentian kompetisi tersebut harus dilakukan.”

Sampai saat ini baru Belgia saja yang resmi menghentikan kompetisi dan menjadikan Club Brugge sebagai juara pada musim 2019/2020.