Alberto Goncalves Girang Sudah Hafal Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Alberto Goncalves Girang Sudah Hafal Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Gilabola.com – Alberto Goncalves girang karena sudah hafal lagu kebangsaan Indonesia Raya. Penyerang Timnas Indonesia yang kerap dipanggil Beto itu juga bangga sudah hafal lagu Indonesia Raya dan Pancasila.

Beto yang dari Brasil sendiri merupakan satu dari total dua pemain naturalisasi di Timnas Indonesia yang masih harus berjuang unjuk gigi patut diandalkan. Gelandang Stefano Lilipaly yang memiliki darah Belanda juga jadi pemain naturalisasi Timnas.

Beto lantas akui jika ia merasa sangat senang bisa bekerja di negara Indonesia. Untuk berjuang menghafal lagu kebangsaan, Beto melakukan beberapa cara. Hal itu ia lakukan demi menjadi warga negara Indonesia seutuhnya sesuai yang disampaikan rekan-rekannya.

“Sudah hafal Indonesia Raya dan Pancasila. Waktu gabung Timnas Indonesia, ada banyak yang bilang kamu harus bisa hafal lagu Indonesia Raya. Jadi saya sudah hafal, saya juga bangga menyanyikan lagu itu,” sambut Beto dengan bangga.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Meskipun saya ini aslinya terlahir di Brasil, tapi setengah hidup saya ada di Indonesia. Saya sudah beberapa tahun tinggal di sini, saya sudah punya istri orang Indonesia dan anak saya juga lahir di sini. Waktu saya di Brasil, tidak punya apa apa tapi di sini saya bisa punya mobil, bisa punya rumah,” lanjutnya lagi

“Sebelum saya tidur, saya memakai headphone mendengarkan lagu kebangsaan. Saya menyanyikan juga lagu Indonesia Raya.”

Alberto Goncalves ingin Timnas Indonesia berpikiran positif saja

Beto sendiri ikut dipanggil pelatih kepala Timnas Indonesia Bima Sakti untuk Piala AFF 2018. Tak sungkan berikan bocoran, dalam latihan pagi hari ini, skuad lebih fokus asah latihan serangan. Mereka ingin lebih agresif lagi saat bertanding demi raih gol cepat.

“Karena kami perlu untuk tampil agresif. Meskipun main di luar negeri, kami tetap harus bisa bermain agresif. Turnamen ini sangat cepat, hanya empat kali main untuk lolos Grup B. Kami harus bisa bermain lebih menyerang saat lawan Singapura.”

“Apapun turnamen yang diikuti, saya selalu hanya mau memikirkan harus menang dan saya juga beritahukan hal itu kepada rekan satu tim. Kalau nantinya ada penghargaan pencetak gol terbanyak, saya juga selalu berpikir harus bisa kerja keras supaya dapat. Saya selalu berpikiran positif, kami harus berpikir untuk menjadi juara.”

“Semua kami mulai dari nol dan semua tim juga memiliki peluang yang sama untuk juara, kami harus berpikiran positif. Kalau kami berpikiran negatif, ya lebih baik tidak usah ikut sajalah. Ini lagi ada peluang untuk jadi juara, kami harus mengusahakan hal itu bersama-sama,” pungkas Beto.