Alves: Neymar Harus Keluar Dari Bayang-bayang Messi

Dani Alves membela keputusan Neymar untuk tinggalkan Barcelona dan menjauh dari bayang-bayang Lionel Messi.
Dani Alves membela keputusan Neymar untuk tinggalkan Barcelona dan menjauh dari bayang-bayang Lionel Messi.

Bek PSG Dani Alves membela keputusan Neymar untuk tinggalkan Barcelona, dan menyebut rekan senegaranya asal Brasil itu harus keluar dari bayang-bayang Lionel Messi.

Neymar membuat rekor dunia dengan biaya transfer sebesar Rp3,5 trilyun, untuk pindah dari Barca ke PSG tahun lalu. Neymar pun telah mencetak 26 gol dalam 24 pertandingan di Liga Prancis musim ini.

Alves yang merupakan rekan satu tim Neymar di Timnas Brasil dan PSG, mengatakan pemain berusia 25 tahun itu telah membuat keputusan yang tepat untuk tinggalkan Camp Nou.

“Saya pikir, dia bersama Messi adalah pemain paling berpengaruh di dunia sepakbola. Masalahnya, dia harus keluar dari bayang-bayang Messi,” kata Alves kepada FIFA.com.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Bermain dengan seseorang yang unik seperti Leo menjadi hal paling luar biasa yang bisa terjadi pada Anda. Tapi, selalu ada keraguan di benak Anda jika Anda benar-benar punya kualitas, atau apakah itu dia [yang berkualitas],” tambahnya.

“Saya selalu senang bermain dengan dia, tapi dia orang Argentina lalu Ney dan saya orang Brasil. Cepat atau lambat kami harus saling berhadapan,” tandas Alves.

“Saya pikir, Anda punya kesempatan lebih baik untuk mencapai sesuatu secara individual, saat Anda tidak begitu dekat dengan pemain seperti dia. Itu penting untuk perkembangan Ney sendiri dan bagi Brasil baginya untuk mengikuti jalannya sendiri,” ujarnya.

Neymar dan Dani Alves juga merupakan rekan satu tim Messi di Barcelona selama beberapa tahun lamanya. Alves pun sempat mengatakan, dia telah membantu Neymar datang ke Barcelona.

“Saya hampir tidak ada hubungannya dengan hal itu, meski saya terlibat saat menandatangani kontrak dengan Barcelona. Saya memberinya beberapa saran dan mengatakan kepadanya tentang semua hal baik yang pernah saya alami di klub dan di kota,” katanya.

“Tapi saat ini tidak seperti itu. Itu hanya kasus saya tiba di sini sebelum dia, meski ada saat ketika dia tidak yakin tentang apa yang harus dilakukannya. Saya hanya menyuruhnya untuk mengikuti hatinya dan itu satu-satunya saran yang saya berikan kepadanya,” ungkap Alves.