Angel Di Maria Akui Dipaksa Manchester United Pakai Nomor 7

Gilabola.com – Angel Di Maria mengakui dipaksa Manchester United pakai nomor 7. Pengalaman itu tidak disukai oleh sang bintang klub Liga Prancis, PSG.

Angel Di Maria dilaporkan The Sportmole telah mengungkap salah satu momen tak menyenangkan yang pernah ia alami saat masih berseragam Manchester United, klub yang kini masih punya peluang untuk mendapatkan Erling Haaland. Ia mengaku pernah dipaksa harus mau mengenakan kostum bernomor 7 saat datang dari Real Madrid di tahun 2014 dahulu kala.

Nomor itu terbukti tidak cocok dengan sang pemain ceking. Terbukti jika kostum The Red Devils nomor 7 hanya berdampak luar biasa pada pemain seperti Cristiano Ronaldo, David Beckham dan pemain legendaris Eric Cantona.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Frustrasi di Old Trafford, Di Maria hanya sanggup bertahan semusim saja dibawah kepelatihan Louis van Gaal yang masih dirindukan fans Setan Merah tersebut. Di Maria hanya bisa menghasilkan 4 gol saja dari total 32 pertandingan, namun klub berhasil finish 4 besar di Premier League.

Buntu, Di Maria lantas dilempar ke klub Ligue 1, Paris Saint-Germain. Nasibnya berubah menjadi lebih baik bersama Neymar cs. Awak media lantas menanyakan kenapa dia mau saja mengenakan kostum bernomor 7 saat masih di Old Trafford.

“Itu adalah kostum yang saya kenakan saat masih kecil dan ternyata saya mengenakan kostum dengan nomor itu lagi (saat masih membela Manchester United). Di Real Madrid, Nomor 11 sudah terlanjur ada yang punya, jadi saya ambil nomor 22 saja,” ujar sang pemain.

Angel Di Maria lebih suka kenakan kostum nomor 11

“Di Manchester United mereka memberikan saya kostum nomor 7, saya tidak diberikan pilihan lain. Saya lebih suka nomor 11. Di sini saya punya pilihan, jadi saya memilih nomor 11!”

Ia dan timnya hari ini baru saja menang tipis skor 1-2 melawan Nantes di Ligue 1. Gol Nantes dihasilkan oleh Moses Simon di menit ke-68, sementara gol-gol PSG dihasilkan oleh Mauro Icardi di menit ke-29 dan Thilo Kehrer di menit ke-57.

PSG selanjutnya akan melawan Lyon pada hari Senin 10 Februari 2020, pukul 03.00 WIB. Meski bukan lawan ringan, namun PSG tetap difavoritkan menang lawan Lyon dengan peluang 74 persen berbanding 11 persen. Sementara peluang hasil imbang hanya 15 persen saja.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO