
Arsenal dilaporkan ikut meramaikan perburuan bek Eintracht Frankfurt, Nnamdi Collins, pada bursa transfer musim panas mendatang. Klub asal London tersebut bersaing dengan Newcastle United dan Manchester City untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 22 tahun itu.
Pada musim panas sebelumnya, Arsenal telah memperkuat lini belakang dengan mendatangkan Cristhian Mosquera dari Valencia serta Piero Hincapie dari Bayer Leverkusen. Khusus Hincapie, ia direkrut dengan status pinjaman yang disertai opsi pembelian. Manajemen klub pun telah memutuskan untuk mempermanenkan pemain asal Ekuador tersebut di akhir musim.
Meski demikian, rumor terkait tambahan pemain bertahan baru tetap bermunculan. Laporan menyebutkan bahwa Arsenal termasuk di antara klub yang terus memantau perkembangan Collins. Di sisi lain, Eintracht Frankfurt sedang menghadapi kondisi finansial yang tidak ideal. Klub Bundesliga itu kemungkinan perlu mengumpulkan dana sekitar Rp1,7 triliun dari penjualan beberapa pemain pada bursa transfer berikutnya.
Situasi tersebut diperparah oleh posisi Frankfurt di klasemen liga yang tertinggal 13 poin dari zona terakhir Liga Champions. Dengan potensi berkurangnya pemasukan, Collins menjadi salah satu pemain yang berpeluang dilepas. Bek muda tersebut diperkirakan bisa didapatkan dengan nilai transfer sekitar Rp520 miliar hingga Rp700 miliar.
Potensi Transfer dan Kebutuhan Arsenal
Arsenal saat ini dikenal memiliki salah satu lini pertahanan terbaik di Liga Inggris dengan kedalaman skuad yang merata. Namun, kondisi tersebut bisa berubah setelah musim berakhir. Ben White dan Myles Lewis-Skelly dikabarkan sedang mempertimbangkan masa depan mereka akibat minimnya kesempatan bermain reguler.
Untuk posisi bek kiri, Arsenal sudah memiliki Piero Hincapie dan Riccardo Calafiori. Akan tetapi, pelatih Mikel Arteta kemungkinan ingin menambah opsi di sisi kanan pertahanan, terutama jika Ben White benar-benar hengkang. Hal ini juga mempertimbangkan bahwa Cristhian Mosquera lebih sering dimainkan sebagai bek tengah.
Collins dinilai sebagai kandidat yang cocok untuk mengisi kekosongan tersebut. Ia memiliki fleksibilitas bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan, sehingga bisa menjadi pengganti potensial bagi White. Arsenal juga berpeluang mendapatkan dana dari penjualan White, mengingat kontraknya akan memasuki dua tahun terakhir.
Performa dan Nilai Tambah Collins
Secara performa, Collins menunjukkan kualitas yang cukup menjanjikan. Ia memenangkan sekitar 60% duel di Bundesliga musim ini, serta mencatat rata-rata 2 tekel dan 2 sapuan per pertandingan. Selain itu, akurasi umpannya mencapai 88%, menunjukkan kemampuannya dalam distribusi bola.
Kontribusinya di musim ini juga mencakup tiga keterlibatan gol. Dengan usia yang masih muda, performanya dinilai masih berpotensi berkembang seiring bertambahnya pengalaman.
Jika direkrut dengan kisaran harga Rp520 miliar, Collins bisa menjadi pembelian yang sepadan dengan kualitas yang ditawarkan. Arsenal bahkan berpotensi menutup biaya tersebut dari hasil penjualan pemain, termasuk Ben White, pada bursa transfer musim panas.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!