Arsene Wenger Diminta Gabung FIFA dan Lakukan Perubahan

Arsene Wenger Diminta Gabung FIFA dan Lakukan Perubahan

Gilabola.com – FIFA tawarkan jabatan untuk mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, untuk lakukan perubahan di dunia sepakbola, khususnya perwasitan.

Rencananya, otoritas sepakbola internasional itu ingin cantumkan nama Arsene Wenger di posisi Kepala Pengembangan Teknis FIFA. Demikian menurut laporan yang berkembang di Prancis.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, berharap mantan pelatih Arsenal itu mengawasi inovasi teknologi yang baru diperkenalkan ke dunia sepakbola, serta lakukan perubahan aturan permainan dan wasit. Sampai saat ini, Arsene Wenger memang belum kembali ke manajemen klub setelah tinggalkan Emirates musim panas lalu.

Jadi Penasehat Khusus Gianni Infantino

Tapi, badan tersebut kini kemungkinan secara tidak langsung telah menantang klub-klub yang berminat datangkan Wenger, untuk ajukan tawaran selangit agar pelatih asal Prancis itu menolak tawaran untuk menjadi salah satu pejabat di badan pengatur pertandingan tersebut.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Menurut laporan LeParisien, Gianni Infantino sedang menunggu Wenger di Zurich untuk membicarakan kemungkinan keterlibatan pelatih berusia 69 tahun itu dalam mengawasi perubahan teknologi yang diterapkan di sepakbola. Wenger nantinya akan secara efektif menjadi penasihat khusus Infantino yang bertugas menyesuaikan aturan sepakbola, dan meningkatkan kinerja wasit.

Rencananya, penunjukan Wenger ini akan dikonfirmasi dalam beberapa pekan mendatang, walau ia diyakini masih akan mempertimbangkan tawaran itu. Pasalnya, Wenger telah didekati banyak klub dalam beberapa bulan terakhir.

PSG Juga Gencar Dekati Wenger

Terbaru, Wenger didekati pemilik PSG, Nasser Al-Khelaifi. Keduanya bahkan diyakini telah lakukan pembicaraan di Doha, Qatar, mengenai kemungkinan masuknya Wenger di PSG dan menjabat sebagai direktur olahraga.

Kini, spekulasi mengenai PSG dan Wenger bahkan menyebutkan pelatih itu tengah didekati untuk gantikan Thomas Tuchel, setelah Les Parisiens secara mengejutkan disingkirkan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions.