Arsene Wenger Kasihan Lihat Penderitaan Fans Arsenal

Arsene Wenger Kasihan Lihat Penderitaan Fans Arsenal

Gilabola.com – Arsene Wenger kasihan lihat penderitaan fans Arsenal yang berharap bisa menyaksikan langsung laga final Liga Europa di Baku, Azerbaijan.

Eks manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengkritik keputusan untuk menggelar laga final Liga Europa di Baku Azerbaijan menyusul serangkaian kontroversi. Ia kasihan melihat para suporter menderita hanya untuk mendukung klub idola mereka berjuang.

Kubu The Gunners akan melakukan perjalanan ke Baku pada akhir Mei untuk melawan Chelsea, meskipun Stadion ini akan diisi di bawah kapasitas sesungguhnya setelah kedua tim tak diberikan keleluasaan untuk mengisi alokasi mereka karena beratnya perjuangan menuju lokasi pertandingan.

Meriam London juga akan tanpa pemain Armenia Henrikh Mkhitaryan karena ketegangan politik antara negaranya dan negara tuan rumah, dan Wenger merasa sedih melihat situasi tersebut. “Saya lihat hal ini bagaikan mimpi buruk untuk para fans,” ujarnya yang tidak akan bepergian ke Baku juga untuk melihat laga itu.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Tim jelas tidak memiliki masalah pelik. Mereka toh hidup dalam kondisi idealnya dengan memiliki jet pribadi mereka, dengan kursi bisnis yang bagus. Tapi kondisinya tidak sama dengan para penggemar.”

Arsene Wenger ingin kembali lagi

“Bahwa situasi Mkhitaryan adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi dalam dunia sepak bola juga. Saya merasa itu tidak normal bahwa di tahun 2019, dengan demokrasi yang sangat canggih bahwa Anda tidak dapat bermain karena alasan politik.”

Wenger sendiri hingga kini telah beberapa kali dihubungkan dengan sejumlah pekerjaan sebagai pelatih sejak meninggalkan The Gunners setahun yang lalu. Ia mengatakan sekarang siap untuk kembali ke sepak bola, meskipun tidak harus selalu sebagai manajer.

“Kalau saya pikir sih saya akan kembali ke manajemen dengan sangat cepat, tetapi saya senang mengambil sedikit jarak untuk rehat. Sekarang saya berada di persimpangan jalan. Kalian akan melihat saya lagi di sepak bola. Sebagai manajer? Saya tidak tahu juga ya,” pungkasnya.