Bayern Munchen Tak Boleh Remehkan Besiktas

Selalu menang di laga tandang di fase grup, Besiktas tentunya tak boleh remehkan Bayern Munchen yang jadi lawannya di babak 16 besar Liga Champions, dan akan bertemu di leg pertama pada Rabu (21/20 dinihari nanti.
Selalu menang di laga tandang di fase grup, Besiktas tentunya tak boleh remehkan Bayern Munchen yang jadi lawannya di babak 16 besar Liga Champions, dan akan bertemu di leg pertama pada Rabu (21/20 dinihari nanti.

Gilabola.com – Bayern Munchen akan menjamu Besiktas di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (21/2) dinihari WIB.

Di ajang bergengsi Eropa ini, Besiktas berhasil buktikan bahwa mereka layak diperhitungkan, setelah berhasil tampil sebagai juara grup G di fase penyisihan lalu. Namun, mereka pun tak bisa menganggap enteng Bayern yang ‘hanya’ menutup fase grup di tempat ke dua Grup B, di bawah PSG dalam grup B. Raksasa Bundesliga itupun tetap diunggulkan untuk bisa melaju sampai ke fase akhir.

Kedua tim itu juga masih berkibar di kompetisi domestik di negara masing-masing. Bayern Munchen misalnya, masih merajai Bundesliga, bahkan telah tinggalkan lawan-lawannya dengan terpaut 11 poin di atas tim di urutan dua, Borussia Dortmund. Sementara Besiktas ada di posisi empat Super Liga Turki.

Jelang pertemuan ke duanya di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, sejumlah fakta terkait keduanya kembali mengemuka. Bisa dibayangkan, Bayern kantongi beberapa keunggulan dibandingkan calon lawannya tersebut dinihari nanti.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Berikut ini catatan Bayern Munchen dan Besiktas jelang pertemuan keduanya, Rabu (21/2) dinihari nanti:

1. Bayern Munchen catatkan 10 kali kemenangan dan hanya tiga kali kalah di babak 16 besar Liga Champions. Dalam enam musim terakhir, Bayern bahkan belum pernah tersingkir di fase 16 besar ini, sejak mereka dikalahkan Inter Milan pada tahun 2011 silam.

2.Di babak 16 besar Liga Champions musim lalu, Bayern juga berhasil singkirkan Arsenal dengan kemenangan agregat yang fantastis, 10-2. Bayern Munchen berhasil kalahkan skuad Arsenal Wenger masing-masing dengan skor 5-1 di dua leg pertandingan.

3.Terakhir kali Bayern bertemu Besiktas adalah di tahun 1997, dan saat itu keduanya masih bertanding di fase grup Liga Champions. Bayern catatkan kemenangan di dua laga, kandang dan tandang, dengan skor sama-sama 2-0.

4. Bayern berhasil menangkan ketiga laga kandang di fase grup Liga Champions musim ini, masing-masing dengan skor 3-0 saat hadapi Anderlecht dan Celtic, lalu menang 3-1 kontra PSG yang jadi jawara di grup B.

5.Bayern juga berhasil menangkan seluruh laga kandang di kompetisi Eropa yang digelar pada 17 September 2014 hingga 15 Februari 2017. Satu-satunya kekalahan hanya dialami Bayern saat mereka bertemu Real Madrid di perempat final Liga Champions musim lalu, dengan skor 1-2. Itu jadi catatan kekalahan kandang Bayern yang pertama sejak mereka kalah telak 0-4 – juga dari Real Madrid – di leg kedua semifinal Liga Champions musim 2013/14.

6.Bayern tercatat selalu menjadi juara di fase grup Liga Champions sejak musim 2009/10. Baru ketika ditangani Carlo Ancelotti di musim lalu, Bayern untuk pertama kalinya gagal menjadi juara grup. Bayern kembali tingkatkan prestasinya di bawah asuhan Jupp Heynckes musim ini.

7.Bagi Besiktas sendiri, berhasil melaju ke babak 16 besar merupakan sebuah prestasi besar. Pasalnya, klub itu menjadi klub Turki pertama yang berhasil menjuarai fase grup Liga Champions dan mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya.

8.Besiktas yang jadi juara grup G catatkan kemenangan pertamanya di Jerman, saat mereka jalani laga di fase grup di kandang RB Leipzig.

9.Di fase grup, secara mengejutkan Besiktas catatkan kemenangan di tiga laga tandang, yakni di markas FC Porto dengan skor 3-1, RB Leipzig 2-1 dan di kandang juara Ligue 1 musim lalu, AS Monaco, juga dengan skor 2-1.

10.Terakhir kali Besiktas alami kekalahan dari tim asal Jerman, adalah saat Besiktas bertanding melawan Borussia Dortmund di putaran pertama Piala Eropa di mana Dortmund menang agregat 3-1.