Beberapa Pemain Man Utd Terancam Absen Untuk Liga Europa

Beberapa Pemain Man Utd Terancam Absen Untuk Liga Europa

Gilabola.com – Sejumlah pemain Manchester United terancam tak bisa pulang lagi ke Inggris tepat waktu untuk laga leg kedua 16 besar Liga Europa setelah berlibur ke luar negeri.

Manchester United terancam akan kehilangan sejumlah pemain mereka pada pertandingan leg kedua babak 16 Liga Europa melawan LASK Linz di Old Trafford pada 5 Agustus, hanya enam hari lagi dari sekarang.

Setelah sukses mengakhiri musim Liga Inggris musim 2019/20, semua orang di Manchester United bisa puas dengan pekerjaan yang telah mereka selesaikan dengan baik. Namun Setan Merah masih harus melanjutkan perjuangan mereka di Liga Europa sebelum musim mereka akhirnya benar-benar berakhir.

Namun izin berlibur ke luar negeri (luar Inggris) yang diberikan oleh pelatih Ole Gunnar Solskjaer mungkin bukan ide yang bagus karena pemerintah Boris Johnson sudah mengeluarkan peringatan tentang perjalanan ke negara-negara tertentu, dan bisa mengeluarkan kebijakan karantina secara mendadak bagi siapa pun yang mengunjungi negara-negara tersebut sekembalinya mereka ke Inggris.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

The Daily Mail melaporkan bahwa beberapa pemain, termasuk Nemanja Matic, Victor Lindelof dan Odion Ighalo telah pergi ke negara-negara yang saat ini dianggap aman. Namun, laporan itu juga mengatakan bahwa Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson telah memperingatkan bahwa koridor perjalanan dapat ditutup secara mendadak di negara-negara Eropa lainnya.

Itu terpaksa dilakukan karena ketakutan akan munculnya gelombang kedua Covid-19. Jika ada pemain MU yang bepergian ke negara yang dimaksud itu maka mereka harus dikarantina selama 14 hari dan itu akan membuat mereka tidak bisa bermain pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Europa melawan LASK Linz, yang akan dimainkan di Old Trafford tanggal 5 Agustus, hanya enam hari saja dari sekarang.

Skuad Setan Merah dijadwalkan untuk melapor telah kembali ke sesi latihan pada akhir minggu ini, meskipun tidak jelas berapa banyak dari mereka yang telah melakukan perjalanan ke luar negeri.