Bek Tottenham Hotspur Kieran Trippier Dicoret dari Timnas Inggris

Bek Tottenham Hotspur Kieran Trippier Dicoret dari Timnas Inggris

Bek kanan Tottenham Hotspur, Kieran Trippier, dicoret dari Timnas Inggris akibat cedera pangkal paha, yang dialaminya saat Spurs menang 1-0 atas Crystal Palace akhir pekan lalu.

Dengan demikian, Kieran Trippier, 28 tahun, dipastikan absen saat Timnas Inggris bertanding melawan Amerika Serikat dan Kroasia di jeda internasional tengah bulan ini.

Walau cedera saat membela Tottenham Hotspur akhir pekan lalu, Kieran Trippier tetap datang melapor ke kamp latihan Timnas Inggris di St George’s Park pada Senin (12/11) waktu setempat. Namun, dia kemudian dikembalikan ke Tottenham Hotspur akibat cederanya tersebut.

Selain Trippier, striker Arsenal Danny Welbeck juga menjadi satu-satunya pemain Inggris lainnya yang dicoret dari daftar 28 pemain asuhan Gareth Southgate.

BACA:  Tottenham Hotspur Siap Turunkan Bek Muda di Kandang Barcelona

Southgate Sempat Salahkan Jadwal Liga

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, sebelumnya sempat salahkan jadwal Liga Premier yang menurutnya membuat para pemainnya kurang tajam dalam bermain, bahkan banyak yang alami cedera.

Southgate menuding, dimulainya Liga Inggris dalam waktu kurang dari sebulan sejak final Piala Dunia berakhir membawa dampak besar bagi para pemain Timnas Inggris. Apalagi, Liga Premier menjadi kompetisi liga yang paling awal dimulai dibandingkan liga-liga utama lainnya di Eropa musim ini.

Southgate yang timnya mencapai semifinal Piala Dunia pada Juli lalu, percaya para pemain dan timnya di Liga Premier harus membayar konsekuensi dari kurangnya waktu istirahat mereka. “Saya tidak mengerti mengapa liga kami dimulai sangat awal, tapi itu terjadi dan itu benar-benar situasi yang sulit bagi klub,” tandas Southgate pada Oktober lalu.

BACA:  Prediksi Barcelona vs Tottenham Hotspur, Sejarah Memihak Blaugrana

“Beberapa klub tak bisa mainkan tim terbaiknya. Lihat Tottenham Hotspur, mereka punya begitu banyak pemain di semifinal (Piala Dunia 2018), dan mereka harus turunkan mereka langsung. Itu menjadi situasi mustahil bagi para pelatih,” ungkapnya.