Belanda Perkasa! Jebol Gawang Jerman Empat Gol di Babak Kedua

Belanda Perkasa! Jebol Gawang Jerman Empat Gol di Babak Kedua

Belanda naik ke posisi tiga klasemen usai menang 4-2 atas Jerman hari Sabtu (7/9) di Hamburg. Hebatnya lagi, empat gol terjadi di babak kedua.

De Oranje terlihat seolah-olah akan kalah sekali lagi di tangan Die Mannschaft pada laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 pada hari Sabtu (7/9) setelah tertinggal 1-0 di akhir babak pertama. Tapi empat gol pada paruh kedua pertandingan di Hamburg mengubah situasi laga untuk keuntungan Belanda.

Pemain Bayern Munchen, Serge Gnabry, membuka skor melalui gol yang cukup cepat menit kesembilan. Skor 1-0 itu bertahan sampai akhir paruh pertama. Namun begitu babak kedua dimulai maka berturut-turut pemain Barcelona Frenkie de Jong, bunuh diri Jonathan Tah, serta dua gol di 10 menit akhir melalui Donyell Malen dan Georginio Wijnaldum mengakhiri pertandingan dengan skor 4-2 bagi keunggulan De Oranje. Satu gol hiburan dicetak gelandang Real Madrid Toni Kroos pada pertengahan paruh kedua.

Dulu Jerman Kalahkan Belanda Dengan Gol Menit-menit Terakhir

Kesalahan yang sama menghantui timnas Jerman tadi malam. Skuad Joachim Loew memulai kompetisi kualifikasi Piala Eropa mereka, beberapa bulan lalu, dengan kemenangan tandang 3-2 atas Belanda, tetapi mereka butuh gol di menit-menit akhir setelah membiarkan keunggulan dua gol disamakan anak-anak Ronald Koeman.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Hal ini menunjukkan bahwa faktor yang membuat mereka gagal di Piala Dunia 2018 tidak hilang dengan pensiunnya Thomas Mueller, Mats Hummels dan Jerome Boateng. Sang pelatih Joachim Low sangat senang dengan hasil kualifikasi Piala Eropa 2020 di Amsterdam, Maret lalu, tetapi akan sepenuhnya menyadari bahwa timnya tidak boleh ceroboh lagi.

“Kemenangan di Belanda adalah cara yang sangat baik untuk memulai kualifikasi ini, tetapi kami juga bisa melihat bahwa kami masih memiliki beberapa pekerjaan menanti dalam hal mempertahankan keunggulan seperti itu,” katanya seperti dikutip Goal.com kepada wartawan dalam konferensi pers pasca-pertandingan di Hamburg, tadi malam.

Jerman Andalkan Serangan Balik, Biarkan Belanda Dominasi Bola

Di babak pertama, Jerman tampak senang bermain bertahan dan membiarkan Belanda menguasai bola. Die Mannschaft gemar melakukan serangan balik kilat melalui Timo Werner dan Serge Gnabry. Tim tamu keteteran dengan hanya memiliki satu tembakan di babak pertama, tetapi Manuel Neuer dipaksa berkeringat menahan satu serangan Memphis Depay.

Rencana taktis Low terlihat berfungsi selama 45 menit pertama, dengan empat tembakan tepat sasaran meski hanya memiliki dominasi bola 36 persen. Hal ini terjadi berkat serangan balik kilat oleh para pemain depan dan bek sayap. Sebuah umpan cemerlang dari Joshua Kimmich sampai ke Lukas Klostermann, yang kemudian menerobos masuk, namun tendangan lemahnya dibelokkan oleh Jasper Cillessen ke depan jalur lagi Serge Gnabry. Golnya menjadikan total delapan gol dalam sembilan pertandingan untuk Jerman.

Tapi situasi berubah sama sekali di babak kedua. Lini belakang Jerman yang ceroboh dan satu kesalahan Jonathan Tah mengubah sama sekali pertandingan untuk keuntungan Oranje dengan empat gol terjadi. Dua di awal dan dua di akhir babak kedua. Skor akhir 4-2 untuk kemenangan Virgil Van Dijk dan kawan-kawan.