Berkaratnya Pemain Tua Barcelona Terlihat Dari Dua Gol Valencia

Berkaratnya Pemain Tua Barcelona Terlihat Dari Dua Gol Valencia

Final Copa del Rey hari Minggu (26/5) memperlihatkan barisan pemain tua Barcelona yang lambat dan berkarat, kalah melalui dua serangan balik Valencia.

Sampai dengan berita ini diturunkan pada pertengahan babak kedua final Copa del Rey di Estadio Benito Villamarin, Barcelona sudah tertinggal 0-2 di tangan Valencia CF. Kedua gol dicetak melalui serangan balik kilat para pemain Los Murciélagos.

Valencia sebenarnya kalah segala-galanya dari Barca malam ini. Kalah dominasi bola 77% banding 23%, kalah jumlah percobaan serangan ke gawang lima banding dua, kalah jumlah passing di lapangan tengah sampai nyaris empat kalinya. Tapi dalam soal tembakan tepat sasaran Valencia lebih unggul. Bagaimana itu bisa terjadi? Melalui serangan balik kilat.

Lihat misalnya gol pertama Los Che ini. Dari setengah lapangan sendiri, bola umpan panjang dikirimkan ke Jose Gaya di sisi kiri lapangan, yang mengolah bola sejenak sebelum mengirim umpan silang mendatar ke depan Kevin Gameiro. Sang pemain diberi keleluasaan waktu dan ruang terlalu banyak sebelum menembak ke pojok kiri atas gawang Barcelona. Kiper Jasper Cillessen bahkan tak sempat bereaksi. GOL! 0-1!

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Seakan-akan satu gol belum cukup, Rodrigo menambahkan gol kedua selang 11 menit kemudian lagi-lagi dari sebuah serangan balik kilat. Sebuah pembersihan dari setengah lapangan Valencia terjadi dengan bola terobosan dikirimkan ke sisi kanan lapangan ke arah Carlos Soler, yang berlari kencang dan gagal disamai oleh pemain Barcelona. Apakah itu Jordi Alba? Ia kemudian mengirim umpan silang ke depan gawang Cillessen dan ada Rodrigo di sana yang dengan mudah membelokkan bola menjadi gol kedua Los Che.

Sampai dengan menit 70 pertandingan di kandang Real Betis ini, final Copa del Rey 2019 masih untuk keunggulan Valencia dengan skor 0-2. Jika skor ini bertahan sampai peluit panjang maka Blaugrana selaku juara bertahan berhasil ditaklukkan Valencia. Anak-anak Ernesto Valverde sebenarnya hendak mencari gelar ganda keempatnya setelah mereka tersingkir oleh Liverpool di ajang Liga Champions meski memimpin 3-0 dari leg pertama semi final. Tanda-tanda Barcelona akan gagal menaklukkan Valencia sebenarnya sudah terlihat dari dua pertemuan mereka musim ini di ajang Liga Spanyol yang berakhir imbang.