Gilabola.com – Maroko memastikan tempat di final Piala Afrika 2025 (AFCON 2025) setelah menyingkirkan Nigeria lewat kemenangan adu penalti 4-2, usai laga semifinal yang berlangsung ketat dan berakhir tanpa gol hingga 120 menit.
Pertandingan yang digelar pada Rabu waktu setempat itu berjalan alot sejak awal. Maroko tampil dominan di babak pertama dan mengontrol jalannya laga, namun Nigeria mampu bertahan dan memaksakan skor imbang hingga peluit panjang dibunyikan.
Dominasi Maroko Tak Berbuah Gol
Maroko langsung mengambil inisiatif permainan sejak menit awal. Atlas Lions mencatatkan enam tembakan di babak pertama, berbanding satu milik Nigeria. Peluang terbaik hadir lewat sepakan Brahim Diaz yang hanya melenceng tipis dari gawang Super Eagles.
Meski terus ditekan, Nigeria mampu bertahan disiplin dan menutup ruang. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Nigeria mulai berani keluar menyerang. Namun, hingga waktu normal berakhir, kebuntuan tetap tak terpecahkan dan laga harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
Bono dan En-Nesyri Tentukan Nasib Maroko
Tambahan 30 menit tidak mengubah keadaan. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih, sehingga adu penalti menjadi penentu.
Drama terjadi sejak penendang pertama. Hamza Igamane gagal menjalankan tugasnya, namun Maroko bangkit berkat performa gemilang Bono. Sang kiper sukses melakukan dua penyelamatan krusial yang mengubah momentum.
Kesempatan emas akhirnya jatuh ke Youssef En-Nesyri. Dengan tenang, sang penyerang mengeksekusi penalti penentuan ke sudut kiri bawah gawang, tak mampu dijangkau Stanley Nwabali. Gol itu memastikan Maroko menang 4-2 dan melaju ke final AFCON 2025 menghadapi Senegal pada Minggu waktu setempat.
Statistik Menunjukkan Dominasi Atlas Lions
Secara statistik, Maroko memang tampil lebih agresif. Mereka mencatatkan 16 tembakan dengan lima mengarah ke gawang, sementara Nigeria hanya mampu melepaskan dua tembakan sepanjang laga, satu di antaranya tepat sasaran.
Nigeria bahkan tidak melepaskan satu pun tembakan setelah menit ke-51, yang menjadi catatan terendah mereka di Piala Afrika sejak data Opta mulai direkam.
Statistik pertandingan:
- Penguasaan bola: Nigeria 51% – 49% Maroko
- Tembakan: Nigeria 2 – 16 Maroko
- Tembakan tepat sasaran: Nigeria 1 – 5 Maroko
- Sepak pojok: Nigeria 1 – 5 Maroko
- Pelanggaran: Nigeria 29 – 22 Maroko
Kemenangan ini membawa Maroko ke final untuk menghadapi Senegal, yang sebelumnya menyingkirkan Mesir di semifinal lainnya. Sementara itu, Nigeria harus kembali menelan kekecewaan dan akan menghadapi Mesir dalam laga perebutan tempat ketiga.
Pemain Terbaik: Bono
Dalam laga yang berakhir tanpa gol selama 120 menit, Bono menjadi pembeda. Dua penyelamatan penaltinya memberi Maroko peluang untuk memastikan kemenangan lewat En-Nesyri. Meski sang penyerang menjadi penentu, kontribusi Bono layak mendapat sorotan utama.
Opini
Meski belum tajam di depan gawang, menurut kami ketenangan di momen krusial dan kepemimpinan Bono di bawah mistar menunjukkan kematangan Atlas Lions sebagai tuan rumah. Final melawan Senegal pun terasa seperti ujian sesungguhnya bagi ambisi Maroko di AFCON 2025. Siapa menurtmu yang bakal juara?

