Bos Italia Minta Pendukung Bersabar, Ia Bukan Tukang Sulap

Berita Bola - Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini meminta semua pendukung untuk bersabar lihat perkembangan tim yang ia poles.
Berita Bola - Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini meminta semua pendukung untuk bersabar lihat perkembangan tim yang ia poles.

Berita Bola – Roberto Mancini meminta para suporter tim nasional Italia untuk bersabar karena ia bukan tukang sulap yang bisa membalikkan performa tim dalam waktu sekejap.

Gli Azzurri mengakhiri lima kekalahan beruntun dengan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Polandia pada ajang UEFA Nations League, Senin (15/10) dini hari.

Gol kemenangan tersebut dicetak Cristiano Biraghi pada detik-detik terakhir pertandingan. Dengan hasil tersebut, Italia diapit kini Portugal dan Polandia dengan raihan empat poin, selisih dua poin di bawah tim besutan Fernando Santos.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi skuad besutan Mancini, yang ditunjuk untuk memperbaiki performa timnas Italia dari keterpurukan usai babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia.

BACA:  Sikat Habis Indonesia vs Timor Leste Belum Berhasil, Masih 0-0

Italia Mulai Membaik

Roberto Mancini memberikan pujian terhadap anak asuhnya yang telah bermain sesuai harapan, tapi belum sesuai keinginan para suporter. Oleh karenanya mantan manajer Zenit St Petersburg, Manchester City, Inter Milan dan Lazio ini meminta semua pihak untuk bisa lebih bersabar karena dirinya bukan tukang sulap.

“Kami mendominasi jalannya laga. Kami seharusnya bisa mencetak gol lebih awal, dan laga ini tidak akan adil jika imbang 0-0,” ucap pria berusia 53 tahun ini pada jumpa pers seusai laga.

“Para pemain memberikan usaha yang terbaik. Kami sadar jika membutuhkan waktu [untuk bisa bermain lebih baik] tapi kemenangan ini merupakan yang sempurna. Kami bisa memperbaiki banyak hal tapi harus bersabar.”

BACA:  Gelandang Barcelona Rafinha Kembali ke Timnas Brasil Setelah Absen 3 Tahun

“Ini lah sepak bola. Anda tiba-tiba bisa mendapatkan gol di detik-detik terakhir, sebuah gol yang layak. Namun pertandingan bisa juga berakhir tanpa gol, seperti yang terjadi pada laga-laga sebelumnya. Sebuah era baru dimulai tapi tidak ada yang namanya tukang sulap.”