Bos PSG: Tawaran Bayern Munchen Terlalu Terlambat

Berita Bola, PSG, Bayern Munchen, Thomas Tuchel
Gilabola.com - Pelatih Thomas Tuchel mengaku pernah dilamar Bayern Munchen sebelum ia hijrah ke PSG.

Pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, hampir saja tangani Bayern Munchen, tapi tawaran dari raksasa Jerman itu datang terlalu terlambat.

Eks Borussia Dortmund itu mengungkapkan, Bayern Munchen sempat mendekati dirinya sebelum ia secara resmi menerima tawaran PSG. Sayangnya, ia sudah mantapkan hati dan pikirannya untuk tinggalkan Jerman.

Thomas Tuchel menjadi juru taktik anyar Les Parisiens musim panas lalu, setelah kontrak Unai Emery tidak diperpanjang di Parc des Princes.

Thomas Tuchel Sudah Catatkan Rekor di PSG

Tuchel kemudian mencatatkan rekor baru dengan memenangkan enam laga pertama PSG pada musim baru, termasuk menang empat gol tanpa balas melawan Saint-Etienne di Parc des Princes, Jumat pekan lalu.¬†“Soal Bayern, cuma terjadi kontak,” ucap Tuchel kepada¬†L’Equipe.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Penawaran mereka datang terlambat. Saya sudah memutuskan melatih PSG. Pilihan saya setelah Dortmund sudah sangat jelas. Sudah saya pikirkan secara mendalam bahwa jika saya cukup beruntung untuk melatih di luar negeri maka saya akan menerimanya,” tambah Thomas Tuchel.

“Hal itu sudah saya perjelas dengan keluarga, staf dan diri saya sendiri. Paris sangat spesial. Sebuah kejutan yang indah,” tandasnya.

PSG Siap Bertarung di Liga Champions

Pada tengah pekan ini, PSG akan tandang ke Anfield untuk melakoni laga perdana Liga Champions, Rabu (19/9) dini hari. Selain Liverpool, ada Napoli dan Red Star Belgrade satu grup dengan mereka.

“Liga Champions bukan hanya kompetisi satu kali dan selesai, namun ajang kompetisi yang butuh pengetahuan selama bertahun-tahun,” tambah Tuchel.

“Real Madrid sudah memiliki pengalaman soal bagaimana caranya meraih kemenangan di laga-laga besar dan cara menghadapi tekanan. Buat saya sederhana saja. Jika kami bisa bermain baik hari demi hari, jika kami menjalani hari demi hari sebagai satu kesatuan, maka kami akan siap melakoni laga-laga besar,” tambahnya.

“Jika kami tidak fokus terlalu banyak pada laga-laga besar pada Februari nanti [fase penyisihan], mungkin kami bisa mengarahkan mereka lebih baik lagi. Saat ini kami harus lebih fokus ke penyisihan grup, sebab kami berada di grup yang sulit,” ungkap Tuchel.