Brasil Incar Babak Baru Lawan Argentina di Semi Final

Brasil Incar Babak Baru Lawan Argentina di Semi Final

Gilabola.com – Brasil melalui pengakuan pelatihnya, Tite, siap untuk menulis babak baru saat lawan Argentina di semifinal Copa America, Rabu (3/7).

Terakhir kali Brasil bermain pada semifinal di stadion ini adalah di Piala Dunia 2014, ketika juara dunia lima kali itu menderita kekalahan telak 7-1 dari juara Jerman, hasil yang digambarkan oleh pers lokal sebagai tragedi nasional.

Tite yang susah tidur jelang laga kali ini mengatakan timnya tidak memiliki bekas luka emosional dari kekalahan atas tim asuhan Joachim Loew di stadion itu.

“Jika para penggemar dapat menunjukkan kasih sayang yang sama dengan yang mereka tunjukkan ketika kami tiba di hotel dan stadion kami, kami akan berterima kasih dan merasa lebih kuat,” kata Tite pada konferensi pers hari Senin.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Kami kalah di sini (stadion Mineirao) tetapi kami juga mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2002 dan kami juara. Kami kalah atas Uruguay pada 1950 di stadion Maracana. Kami punya kisah kami sendiri dan ini akan menjadi babak baru. Yang kami tahu adalah bahwa laga nanti (melawan Argentina) akan menjadi pertandingan hebat di tempat di mana kami mendapat banyak dukungan dari penggemar kami.”

Terakhir kali Brasil dan Argentina bertemu dalam pertandingan kompetitif adalah pada November 2016 ketika tuan rumah Selecao menang 3-0 di kualifikasi Piala Dunia 2018.

Brasil mengagumi kualitas Argentina

Tite mengatakan dia mengharapkan hasil yang lebih ketat pada hari Kamis saat melawan tim yang memiliki kapasitas individu dan taktis yang tidak perlu dipertanyakan.

“Ini akan menjadi tontonan yang fantastis,” tegas pelatih berusia 58 tahun itu. “Ada persaingan yang hebat tetapi Anda hanya bisa menjadi saingan dengan tim-tim yang Anda kagumi.”

Brasil maju ke babak empat besar dengan mengalahkan Paraguay melalui adu penalti di perempat final, sementara Argentina mengalahkan Venezuela 2-0 dalam pertandingan terakhir mereka.

Meski hanya mencetak satu gol dalam empat pertandingan di turnamen ini, kapten Argentina Lionel Messi mampu mendapatkan kembali performa terbaiknya setiap saat, menurut Tite. Meski begitu, Selecao tidak punya rencana untuk menghentikan bintang Barcelona itu.

“Kami tidak hanya berbicara tentang individualitas Argentina, tetapi juga tentang kemampuan kolektif mereka,” ujar Tite melalui Sportskeeda. “Itu tidak mengurangi pentingnya Messi. Anda dapat mencoba menghentikannya tetapi Anda tidak bisa menetralisir tindakannya,” tambahnya.