Brasil Kesulitan Lawan Ceko, Gabriel Jesus Salah-salahkan Pelatih

Brasil Kesulitan Lawan Ceko, Gabriel Jesus Salah-salahkan Pelatih

Gabriel Jesus kesal saat lihat Timnas Brasil kesulitan di laga Kualifikasi Piala Eropa 2020. Ia langsung salahkan pelatih hingga tim kesulitan lawan Ceko.

Gabriel Jesus adalah penyelamat bagi Timnas Brasil tetapi berpikir perubahan skuad yang dilakukan oleh Tite yang harus disalahkan atas perjuangan mereka dalam kemenangan 3-1 yang tidak meyakinkan atas Republik Ceko pada laga persahabatan hari Rabu (27/3) dini hari WIB.

Pelatih kepala Timnas Brasil, Tite membuat enam perubahan pada starting XI yang meraih hasil imbang 1-1 melawan Panama pada hari Minggu (24/3), dengan hanya Casemiro, Lucas Paqueta, Philippe Coutinho, Richarlison dan Roberto Firmino yang mempertahankan posisi mereka.

Manajer Selecao mengatakan dalam persiapan untuk pertandingan di Praha bahwa ia ingin mempertahankan konsistensi lini serangnya kendati tampil buruk saat melawan Panama.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Brasil tertinggal 1-0 memasuki babak kedua setelah gol pembuka David Pavelka. Roberto Firmino mencetak gol penyeimbang sebelum Jesus, yang menggantikan Coutinho pada menit ke-72, mencetak dua gol di menit-menit terakhir pertandingan untuk memastikan kemenangan Brasil.

Gabriel Jesus kecewa banyak pemain bagus tak maksimal

“Saya pikir kami memainkan permainan yang bagus. Tidak mudah ketika ada banyak perubahan di skuad, kami jadi sedikit kurang kompak, tetapi kami adalah Brasil dan kami harus mengatasi kesulitan seperti itu,” kata Jesus kepada TV Globo.

“Kami berhasil menciptakan lebih banyak peluang di babak kedua, kami senang dan kami mendapat kemenangan.”

“Kadang-kadang lawan bertahan dengan baik, dimana Panama melakukan itu saat kami menghadapi mereka. Kami bisa menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak menyerang, tetapi saya terbiasa bermain melawan lima bek di Inggris. Panama memainkan enam pemain belakang di babak kedua. Sulit dan kami tidak terbiasa dengan itu, tetapi kami berhasil setelah itu.”

“Hari ini, di babak pertama, normal bagi tim tuan rumah untuk tampil kuat. Kami kebobolan gol, tetapi kami berhasil fokus pada apa yang diperlukan dan membalikkannya.”