Brasil Menakut-nakuti Semua Lawan Di Copa America

Brasil Menakut-nakuti Semua Lawan Di Copa America

Gilabola.com – Brasil menakut-nakuti semua lawan mereka di Copa America. Hal itu setidaknya disampaikan oleh Philippe Coutinho.

Brasil menang telak skor 5-0 atas Peru pada hari Minggu hingga membuat juara dunia lima kali itu keyakinan baru saat mempersiapkan diri untuk fase knockout Copa America. Gelandang Philippe Coutinho mengatakan pada hari Selasa jika timnya belum mengeluarkan semua kemampuan terbaik mereka saat menang lawan Peru.

Tim tuan rumah sudah mengalahkan Bolivia dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan pembukaan mereka sebelum imbang 0-0 lawan Venezuela. Meski begitu, Coutinho mengatakan kemenangan terhadap Blanquirroja membuktikan jika Selecao berada di jalur yang tepat menjelang laga perempat final mereka.

“Kami memiliki tiga pertandingan yang sulit,” ujar penyerang Barcelona itu mengatakan kepada konferensi pers dan XinhuaNet. “Laga yang pertama itu rumit karena segala sesuatu yang terlibat. Dalam laga kedua, kami tidak bermain sebaik yang kami harapkan dan dalam pertandingan ketiga kami menunjukkan bahwa kami telah membuat kemajuan.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Kami berharap bisa meningkat lagi bahkan lebih dari laga terakhir kami,” lanjutnya lagi.

Brasil tetap percaya pada kemampuan Fernandinho

Kubu Verde Amarela akan tanpa gelandang Real Madrid Casemiro untuk laga di arena do Gremio. Posisinya akan ditempati gelandang Manchester City Fernandinho, yang telah dikritik karena penampilannya di turnamen besar baru-baru ini untuk kubu Pentacampeones.

Coutinho tetap mendukung sang mantan pemain Shakhtar Donetsk untuk menunjukkan kemampuannya kepada tim pada hari Jumat. Ia juga sekalian memuji pengalaman dan kepemimpinan sang pemain berusia 34 tahun itu.

“Dia adalah pemain hebat, pemimpin dalam kelompok kami,” puji Coutinho. “Orang selalu mencoba untuk mencari-cari kesalahan ketika Anda gagal. Tapi sepak bola adalah permainan tim. Ketika tim tidak bekerja dengan baik, hal itu adalah karena kerja tim yang tidak kompak.

“Dia sudah pasti mendapatkan lebih dari seharusnya (kritik) dan itu bukan kebetulan bahwa dia punya musim yang hebat,” pungkas Coutinho.