Buntut Pelecehan Pada Timnas Inggris, 6 Ditangkap 3 Buron

Buntut Pelecehan Pada Timnas Inggris, 6 Ditangkap 3 Buron

Gilabola.com – Buntut pelecehan rasis pada Timnas Inggris di Kualifikasi Euro 2020 lawan Timnas Bulgaria, 6 fans ditangkap dan 3 masih jadi buronan.

Enam suporter Timnas Bulgaria dilaporkan The News telah ditangkap atas tuduhan pelecehan rasis terhadap Timnas Inggris di Kualifikasi Euro 2020. Mereka dituding memicu badai kecaman dari seantero Eropa dan menyebabkan pengunduran diri kepala sepak bola negara tersebut.

Insiden itu sendiri telah memicu badai reaksi kemurkaan fans, media dan pejabat di Inggris dan Bulgaria. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tak mau kalah mengutuk semua aksi durjana tersebut, Boyko Borisov mendesak kepala Federasi Sepak bola negara Borislav Mihaylov untuk mengundurkan diri.

Suara-suara monyet dan salam hormat ala-ala Natzi Goreng sebelumnya mewarnai laga kemenangan The Three Lions skor 6-0 di Sofia. Pertandingan sampai harus dihentikan dua kali selama babak pertama karena menggilanya tekanan dari tribun penonton. Parahnya, setelah pertandingan Southgate juga mendapatkan pelecehan dari juru kamera Bulgaria.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Enam orang telah kami tangkap dan tiga lainnya masih buron dan kami buru,” ujar Kepala Polisi Georgy Hadzhiev dengan geram kepada para wartawan.

Timnas Inggris nyaris mogok bertanding

Hadzhiev menambahkan jika sampai sekarang sudah ada setidaknya 15 orang yang telah diincar polisi melalui CCTV di Stadion Nasional Vasil Levski. Mereka dinilai melakukan pelecehan terhadap pemain kulit hitam skuad The Three Lions. Hukuman untuk jenis pelanggaran seperti itu adalah penahanan singkat, denda dan larangan menonton pertandingan.

Setidaknya ada 15.000 orang yang sudah menyaksikan pertandingan di Stadion yang sudah ditutup sebagian usai insiden rasis bulan Juni silam. Penutupan sebagian wilayah di Stadion tidak berdampak signifikan untuk menghilangkan insiden rasis saat pertandingan.

Manajer Inggris Gareth Southgate mengatakan kepada wartawan setelah pertandingan bahwa mereka bisa saja keluar lapangan jika perilaku menghina terus terjadi. Meski oke-oke saja untuk cabut di tengah pertandingan, namun para pemain memutuskan untuk menyelesaikan pertandingan demi membalas semua ejekan menusuk qolbu tersebut.