Calon Pemain AC Milan Ini Cetak Gol Bunuh Diri yang Bunuh Dirinya

Tepat hari ini dua setengah dekade lalu seorang calon pemain AC Milan mencetak sebuah gol bunuh diri yang kemudian berujung pada pembunuhan dirinya. Siapa?

Hari ini adalah peringatan 25 tahun peristiwa sebuah gol bunuh diri yang berujung pada pembunuhan seorang calon pemain AC Milan. Pada tanggal 22 Juni 1994 di Pasadena California Amerika Serikat, timnas Kolombia tengah berhadapan dengan tuan rumah Amerika Serikat pada ajang Piala Dunia 1994.

Sebuah serangan timnas Paman Sam datang dari sisi kiri kotak dan pemain ini, Andres Escobar, coba mencegat sebuah umpan silang ke depan gawang timnas Kolombia dengan sebuah tendangan sliding. Alih-alih membuang bola keluar lapangan, calon pemain AC Milan ini menjebol gawangnya sendiri. Lihat cuplikan gol bunuh diri paling legendaris di muka bumi ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Selang lima hari kemudian saat pulang ke negerinya ia ditembak mati di sebuah lapangan parkir klub malam pada pukul 3 pagi. Menurut kesaksian, para eksekutor meneriakkan ‘Gooool!’ setiap kali mereka menarik pelatuk pistolnya. Sebanyak enam peluru menewaskan bek tengah yang dijadwalkan akan melakukan transfer dari Atletico Nacional ke AC Milan bulan itu.

Seorang bodyguard kartel narkotika setempat, Humberto Munoz, kemudian mengakui menjadi pelaku pembunuhan itu dengan motif kalah taruhan bernilai besar. Namun Munoz hanya menjalani hukuman sebanyak 11 tahun dari total hukuman 43 tahun yang dijatuhkan kepadanya.

Pembunuhan Andres Escobar tetap mewakili citra yang paling mengerikan dari Kolombia, meski negara itu kemudian berhasil memenangkan Copa America pada tahun 2001 dan sejumlah bakat cemerlang seperti Radamel Falcao dan James Rodriguez muncul ke permukaan.

Lebih dari 30.000 penggemar dari negeri itu ikut terbang mengikuti Kolombia ke Rusia pada Piala Dunia 2018. Namun ancaman mati pada Carlos Sanchez setelah kartu merahnya melawan Jepang pada kompetisi di Rusia itu membuktikan bahwa keterlibatan mafia dan geng narkoba Kolombia dalam dunia sepak bola mereka belum sepenuhnya hilang.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO