Carlos Tevez: Terasa Aneh Mainkan Final Copa Libertadores di Madrid

Carlos Tevez: Terasa Aneh Mainkan Final Copa Libertadores di Madrid

Gilabola.com – Penyerang Boca Juniors, Carlos Tevez, merasa aneh lakoni final leg kedua Copa Libertadores di kota Madrid pada Senin (10/12) mendatang.

Leg kedua final Copa Libertadores dipindahkan ke kandang Real Madrid di Santiago Bernabeu, setelah pertandingan leg kedua final itu yang sebelumnya dijadwalkan di El Monumental, ditunda bulan lalu menyusul serangan terhadap bus tim Boca Juniors.

Federasi Sepakbola Amerika Selatan, CONMEBOL, menolak seruan Boca Juniors untuk dianugerahi gelar Copa Libertadores atas insiden itu. Tapi mereka mencabut hak River Plate untuk memainkan leg kedua di kandang mereka sendiri, dan pertandingan pindah ke luar negeri di tengah kekhawatiran kekerasan suporter akan berlanjut.

Babak Final yang Aneh!

“Ini babak final yang aneh,” kata Carlos Tevez pada Kamis (6/12) waktu setempat, setelah Boca Juniors berlatih di Las Rozas, tempat latihan Timnas Spanyol.

“Memainkan pertandingan Boca dan River di Madrid, itu aneh. Tapi sebagai pemain, penting untuk tetap fokus pada pertandingan,” tambah mantan bintang West Ham United, Juventus, Manchester United dan Manchester City ini.

Advertisement
OLE777
OLE777

Dua rival sepakbola terbesar Argentina itu sama-sama mengekspresikan ketidaksetujuan mereka. Boca Juniors percaya, kekacauan yang disebabkan fans River Plate, berarti membuat mereka harus dapatkan trofi juara.

River Plate Protes Keberuntungannya Hilang

Sementara River Plate, telah memprotes hilangnya keuntungan tuan rumah yang dinikmati lawan mereka di leg pertama, yang berakhir dengan skor 2-2.

Tevez pun berkomentar soal peluang River Plate yang disebut-sebut ‘telah hilang’ tersebut. “Saya tidak berpikir begitu. River punya banyak tekanan bermain di kandang, dan sekarang menjadi 50-50. Untuk bermain di kandang, kadang-kadang tidak menguntungkan di final Libertadores,” tandasnya.