Chelsea Berdoa Lawan Petr Cech Di Laga Final

Chelsea Berdoa Lawan Petr Cech Di Laga Final

Gilabola.com – Chelsea berdoa akan melawan Petr Cech di laga final Liga Europa. Hal itu disampaikan asisten pelatih Carlo Cudicini jelang laga.

Chelsea melalui Carlo Cudicini yakin jika Petr Cech akan starter untuk Arsenal di final Liga Europa. Sang kiper veteran sangat mereka harapkan bisa bermain di kesempatan kali ini.

Dilaporkan oleh Express awal pekan ini bahwa Cech akan bergabung dengan skuad The Blues sebagai Direktur olahraga musim berikutnya setelah pensiun sebagai kiper. Hal itu menciptakan sedikit konflik kepentingan menjelang final rival London di Baku.

Cech sendiri berdasarkan catatan telah tampil dalam sepuluh pertandingan dari empat belas laga Liga Europa The Gunners musim ini. Unai Emery ingin membuatnya aktif di luar gelaran Liga Premier saja, di mana ia bermain pilihan kedua untuk Bernd Leno.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Emery sekarang dihadapkan dengan dilema memberikan kiper itu pertandingan akhir karirnya, atau tidak. Cudicini, yang kehilangan tempatnya di tim The Blues di 2004, percaya bahwa kubu The Blues tetap harus memperlakukannya sebagai musuh.

Petr Cech tetap akan dianggap musuh oleh Chelsea

“Ini jelas adalah pertandingan besar untuk Petr Cech, itu pertandingan terakhirnya di akhir karir yang luar biasa dan kesempatan terakhir untuk memenangkan trofi juga,” ujar Cudicini melalui Sky Sports.

“Dia juga akan bermain melawan klub yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya dan karirnya. Pertemuan ini sangat besar, cocok untuk Cech tapi dia adalah seorang profesional dan dia orang yang cerdas.”

“Pasti semua hal ini akan sangat emosional baginya. Tapi begitu Anda berada di lapangan, Anda harus melupakan segala sesuatu dan harus bermain untuk memenangkan trofi. Cech pasti akan melakukan itu.”

“Bagi kami dia jelas merupakan musuh untuk 90 atau 120 menit, untuk berapa lama kita berada di lapanganlah,” pungkasnya yang tidak berharap Petr Cech dibangku cadangkan di laga terpentingnya.