Chelsea dan Malmo Sama-sama Disanksi UEFA Usai Bertanding di Swedia

Chelsea dan Malmo Sama-sama Disanksi UEFA Usai Bertanding di Swedia

Chelsea dan Malmo sama-sama akan dijatuhi sanksi Uefa menyusul kerusuhan suporter dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Europa yang digelar di Swedia, Jumat (15/2).

Chelsea dijatuhi tuduhan seputar invasi lapangan yang dilakukan para suporternya, sementara Malmo dinilai bersalah karena tak mampu mengendalikan fans-nya yang pesta kembang api di tribun penonton.

Selain itu, kedua klub sama-sama dihukum akibat suporter mereka yang berulah melempar berbagai benda ke dalam lapangan selama pertandingan berlangsung. Di laga ini, Chelsea berhasil kalahkan tuan rumah, Malmo, 2-1.

Advertisement
advertisement
advertisement

Pelatih the Blues, Maurizio Sarri, pun sempat berkomentar mengenai suasana pertandingan di Swedbank Stadion. “Atmosfirnya sedikit mirip Naples. Mereka biasanya 50 ribu, benar-benar menyenangkan. Mereka tim yang mengandalkan fisik dan anda harus mencapai kualifikasinya,” tandas Sarri, seperti dilansir Evening Standard.

Eden Hazard Berikan Kaosnya pada Suporter Chelsea di Malmo yang Masuk Lapangan Usai Pertandingan.

Proses Pula Pelanggaran Geoffrey Kondogbia

“Kita harus bermain dan mereka sangat kompak. Aksi mereka tidak mengejutkan bagi kami, saya mengenal mereka dengan sangat baik. Saya melihat beberapa permainan mereka di Liga Europa dan pramusim,” tambahnya.

Selain menjatuhkan sanksi pada Chelsea dan Malmo, Uefa juga menuduh bintang Valencia, Geoffrey Kondogbia, telah dengan sengaja mencari kartu kuning selama pertandingan Liga Europa timnya di kandang Celtic.

Semua kasus yang terjadi di pertandingan Liga Europa pekan ini tersebut, akan diputuskan Badan Kontrol, Etika dan Disiplin Uefa pada 21 Februari mendatang. Chelsea sebelumnya sudah jalani investigasi terhadap dugaan nyanyian anti-Semit para suporternya selama pertandingan melawan MOL Vidi di Hongaria dua bulan lalu.