Chelsea Dihantui Karma, Tammy Abraham Diving Lalu Gagal Penalti

Chelsea Dihantui Karma, Tammy Abraham Diving Lalu Gagal Penalti

Chelsea dihantui karma. Itulah topik percakapan paling ramai usai Liverpool menang adu penalti di Piala Super Eropa.

Liverpool berhasil meraih trofi pertamanya musim ini dengan menjadi juara Piala Super Eropa, tapi yang dibicarakan fans The Reds adalah karma pemain No 9 Chelsea, Tammy Abraham. Lihat.

Sang juara Liga Champions itu sudah unggul 2-1 di masa extra time babak pertama setelah selama 90 menit skor tetap 1-1, usai gol Olivier Giroud di menit 36 disamakan Sadio Mane pada awal babak kedua.

Memasuki babak pertama extra time 2×15 menit, Sadio Mane kembali menjadi pahlawan Liverpool dengan golnya pada menit 95. Namun tak lama kemudian bencana menimpa The Reds setelah wasit wanita asal Prancis, Stephanie Frappart, menunjuk titik putih usai kiper Adrian sepertinya menyenggol kaki Tammy Abraham.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Lihat cuplikan videonya di bawah ini. Sebuah bola liar hasil perebutan di pinggir kotak penalti berusaha dikejar secara bersamaan oleh kiper Adrian dan Abraham. Pemain Chelsea No 9 itu lebih dulu menyentuh bola dan kemudian terjatuh. Fans klub Merseyside menuduh sang striker The Blues melakukan diving.

Jorginho maju sebagai eksekutor dan berhasil menyamakan skor 2-2 dengan pertandingan tersisa 20 menit. Laga Piala Super Eropa di Vodafone Park, Istanbul Turki itu kemudian dilanjutkan dengan adu penalti.

Pada tahap inilah Chelsea dihantui karma setelah Tammy Abraham menjadi satu-satunya pemain The Blues yang gagal melesakkan bola. Empat pemain Chelsea sebelum itu sukses menjebol gawang Adrian. Lima pemain The Reds berhasil menembus penjagaan Kepa Arrizabalaga. Giliran Tammy, gagal! Para pendukung Liverpool ramai-ramai menyoraki sang pemain dan memuja karma sebagai telah menunjukkan kekuatannya.

Tapi tendangan penalti sang pemain Chelsea No 9 itu memang buruk. Mendatar dan terarah pas ke tengah ke kaki kiper Adrian. Sang pemain Spanyol tak perlu berbuat banyak untuk menyelamatkan gawang. Bola sudah ditakdirkan untuk gagal masuk ke gawang The Reds.

Apakah benar Chelsea dihantui karma? Dalam wawancara usai pertandingan Adrian, yang dua minggu lalu masih jadi pemain pengangguran, mengakui bahwa mungkin saja ada kontak antara tangannya dan kaki sang pemain No 9 The Blues itu, yang menjadi penyebab tendangan penalti Jorginho di akhir masa extra time. Tapi itu sudah tidak penting lagi. Skor adu penalti 5-4 dan Liverpool membawa pulang trofi Piala Super Eropa tersebut, sekaligus trofi pertama Adrian.