Chelsea Mungkin Jalani Final Liga Europa Tanpa Maurizio Sarri

Chelsea Mungkin Jalani Final Liga Europa Tanpa Maurizio Sarri

Siap-siap melihat Chelsea menjalani final Liga Europa tanpa kehadiran sang pelatih Maurizio Sarri di pinggir lapangan. Begini alasannya.

Mantan pelatih Napoli itu terlihat sangat tersinggung bahwa kesuksesan performanya di Stamford Bridge hanya akan ditentukan oleh final Liga Europa. Menanggapi rumor tersebut, Sarri mengatakan, “Saya lebih suka pergi detik ini juga.”

Ia ditanya oleh media soal kemungkinan pemecatan dirinya berdasarkan hasil final kompetisi kedua Eropa itu, yang akan dilangsungkan 30 Mei nanti di Baku Azerbaijan antara Chelsea vs Arsenal. Maurizio Sarri langsung dengan garang menanggapinya.

“Jika situasinya seperti itu maka saya ingin pergi detik ini juga karena Anda tidak mungkin menilai penampilan seseorang selama 10 bulan hanya dari 90 menit. Anda hanya punya pilihan senang dengan kerja saya atau tidak.”

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Berangkat dari pengalaman mengamati perilaku Maurizio Sarri di Napoli, ia dikenal sebagai seseorang yang keras kepala. Ia tidak suka mendengar pendapat orang lain dan akan menuruti kehendaknya sendiri, hal yang menyebabkan perseteruan dengan pemilik Napoli, Aurelio De Laurentiis. Dengan begitu ada kemungkinan ia menyatakan mundur dari posisinya sebelum final Liga Europa. Menilik kepribadiannya, hal ini sangat mungkin terjadi.

Soal karirnya saat ini, Sarri mengatakan ia senang dengan hasil pekerjaannya sejauh ini di Premier League dengan The Blues finish di urutan ketiga klasemen, namun tertinggal 26 poin di belakang pemuncak klasemen Manchester City dan 25 poin dari urutan kedua, Liverpool.

Mantan pelatih Napoli yang kini berusia 60 tahun itu sudah dikaitkan dengan posisi pelatih kepala di Juventus usai kepastian kepergian Massimiliano Allegri akhir musim ini.

“Saya punya kontrak dua tahun lagi di sini. Saya tak punya kontrak dengan klub lain. Saya harus bicara dengan klub saya usai final [Liga Europa] kalau-kalau mereka senang dengan performa saya.”

Gaya bermain yang dikenal sebagai Sarri-ball memperoleh banyak kritik dari para pendukung Chelsea, namun pelatih Italia itu bersikukuh bahwa apa yang mereka mainkan tidak banyak berbeda dengan Manchester City, yang kali ini memenangkan tiga gelar.

Final Liga Europa akan berlangsung 30 Mei waktu Indonesia di ibukota Azerbaijan, Baku. Lokasi pertandingan yang berada di pegunungan Kaukasus itu menyebabkan kesulitan perjalanan bagi banyak pendukung dari kedua kubu. Tidak ada penerbangan langsung antara London dan Baku.