Chelsea Petik Tiga Hal Ini Usai Dikalahkan Manchester United

Chelsea Petik Tiga Hal Ini Usai Dikalahkan Manchester United

Gilabola.com – Chelsea gagal melaju ke perempat final Piala Liga setelah dikalahkan Manchester United, Kamis (31/10) dinihari tadi. The Blues pun petik tiga pelajaran usai pertandingan tersebut.

United berhasil bukukan hasil terbaik di pertandingan putaran ke empat Piala Liga dinihari tadi lewat kemenangan 2-1 di Stamford Bridge. Kedua tim juga meraih hasil positif di ajang Liga Premier pada akhir pekan lalu, sementara Setan Merah menjadi tim yang akan melaju ke perempat final berkat dua gol Marcus Rashford.

The Blues bisa mengambil tiga pelajaran ini dari kekalahan di laga kontra Manchester United tersebut, seperti diungkapkan SBNation:

  • Penalti

United telah mendapat cukup banyak hadiah penalti di musim ini. Bahkan hampir diperkirakan mereka sedikitnya mendapat satu ‘jatah penalti’ di setiap pertandingannya. Sayangnya, Setan Merah juga gagal mengonversi peluang penalti itu dalam beberapa kesempatan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Menurut laporan Squawka, United kini tercatat sudah dihadiahi enam hadiah penalti di Liga Premier musim ini, setidaknya tiga penalti lebih banyak dibandingkan klub-klub lainnya di liga tersebut. Namun, skuad Ole Gunnar Solskjaer itu gagal mengeksekusi empat penalti di antaranya.

Untungnya, pada Kamis dinihari tadi, terlihat tanda-tanda perubahan. Di Chelsea, pemain baru MU Daniel James dilanggar Marcos Alonso di area terlarang. Seperti biasa, Setan Merah kemudian dianugerahi hadiah penalti dan Marcus Rashford yang menjadi eksekutornya.

Mengingat rekam jejak United dengan banyaknya penalti musim ini, wajar bagi suporter tuan rumah yang gemetar saat melihat siapa pemain yang bertugas sebagai eksekutor. Rashford, berbeda dari Minggu pekan lalu, dia berhasil menyarangkan si kulit bundar dengan sempurna ke gawang Willy Caballero.

Akan tergesa-gesa untuk menyimpulkan, semua masalah United telah selesai lewat penalti Rashford. Pasalnya, mereka harus terus mengembalikan kepercayaan yang sangat dibutuhkan di tim utama, walau sebelumnya juga menang di kandang Norwich City dan Partizan Belgrade.

  • Bangkitnya Marcus Rashford

Ada banyak perdebatan tentang peran Rashford di Manchester United. Dia kenakan nomor punggung 10, tapi sering bermain di posisi lain. Jika pada Kamis dinihari tadi dia berhasil membuktikan sesuatu, satu-satunya tempat bagi pemain Timnas Inggris itu ketika timnya mendapat peluang tendangan bebas adalah, berada di belakang bola dan mengonversi peluang gol tersebut.

Meskipun skornya berhasil disamakan, Chelsea berada dalam kontrol yang jelas dalam pertandingan itu, di mana mereka berhasil menemukan momentum usai gol Michy Batshuayi. Pada menit ke-73, Setan Merah mendapat kesempatan untuk kembali unggul, dan itu menjadi serangan yang tidak akan dilupakan para suporternya dalam waktu dekat ini.

Tendangan bebas Rashford yang tengah berulang tahun itu melengkung dan masuk ke gawang Caballero. Tak ada yang bisa dilakukan penjaga gawang asal Argentina itu untuk menyelamatkan tembakan Rashford.

  • Solskjaer Lebih Taktis dengan Pemain Pengganti

Pelatih asal Norwegia itu masih harus berjuang keras dalam menentukan pergantian pemainnya di awal pertandingan. Tapi, ia berhasil memperbaiki strategi di balik perubahan tersebut.

Mengikuti gol Batshuayi, dan sebelum gol kedua Rashford, Solskjaer masukkan Anthony Martial untuk gantikan Victor Lindelöf Рsebuah langkah yang dilakukan untuk memperkuat lini serang timnya.

Lalu, Andreas Pereira menggantikan Jesse Lingard di saat yang sama, dan membebaskan pemain Timnas Inggris itu dari kinerjanya yang ‘tampak biasa-biasa saja’ di lapangan.

Enam menit kemudian, United mendapat diri mereka unggul dalam koleksi gol dari tuan rumah, dan Solskjaer menganggap dirinya harus fokus memperkuat lini pertahanan di 10 menit terakhir.

Dengan setiap pertandingan dan kemenangan berikutnya, Solskjaer secara bertahap bakal kembali ke taktik yang membuatnya mendapatkan peran pelatih permanen MU. Memulai laga dengan pemain seperti Rashford dan Harry Maguire, bahkan membangkucadangkan David de Gea dan mainkan Sergi Romero, sudah pasti Solskjaer bertekad meraih trofi musim ini.

Apalagi, memenangkan Liga Europa dan Piala Liga di tahun pertamanya sebagai pelatih tetap akan membantu United di jendela transfer musim panas tahun depan dan mempertahankan beberapa pemainnya.