Chelsea Terancam Sanksi Gara-gara Ulah Fans

Chelsea hadapi sanksi Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) setelah fans mereka terdengar menyanyikan lagu anti-Semit yang menyinggung saat the Blues menang 2-1 di kandang Leicester City, Sabtu (9/9) malam.

Pimpinan Stamford Bridge dengan cepat mengutuk lagu tersebut, yang konon didedikasikan untuk Alvaro Morata. Lagu itu sendiri berisi lirik ofensif yang berkaitan dengan warga Yahudi.

Chelsea telah memohon kepada mereka yang menyanyikannya, untuk berhenti dan mengklaimnya sebagai sesuatu yang memalukan baik bagi klub maupun Morata.

Striker asal Spanyol itu mencetak gol pembuka Chelsea, saat the Blues menang 2-1 di Leicester City. Namun, kemenangan itu dinodai ulah sekelompok suporter yang berulang kali menyanyikan, ‘Morata, whoa, Morata, whoa. Dia berasal dari Real Madrid, dia membenci orang-orang itu‘.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Tentu saja, hal itu sangat mengejutkan bagi Chelsea. Para pengurus the Blues tak mau membuang-buang waktu dan langsung mengutuk lagu tersebut. Mereka pun memohon agar fans menghentikannya.

Bos Blues Antonio Conte tidak menyadari lirik ofensif itu. Tapi, Kepala Komunikasi Chelsea, Steve Atkins, segera meminta fans untuk memperhatikan permohonan mereka agar fans berhenti menyenandungkannya.

“Saya tidak berpikir Antonio tahu lagu itu. Klub dan para pemain menghargai dukungan penuh gairah dari fans kami, tapi bahasa dalam lagu itu sama sekali tidak bisa diterima,” tandas Atkins.

“Kami sudah berbicara pada Alvaro setelah pertandingan selesai, dan dia tidak ingin dikaitkan dengan lagu dukungan tersebut, dengan cara apapun. Baik klub maupun pemain meminta para pendukung untuk segera berhenti menyanyikan lagu itu,” tambahnya.

Chelsea akan hadapi pertandingan kandang Liga Champions melawan FK Qarabag pada Selasa (12/9) waktu setempat, dan setiap pengulangan lirik lagu tersebut bisa mendatangkan ‘bencana’ bagi Chelsea. Jika terdengar lagi di lapangan, Chelsea bisa terancam sanksi merugikan dari UEFA.