Chelsea vs Arsenal: Sarri Rayakan 16 Tahun Trofi Pertama

Chelsea vs Arsenal: Sarri Rayakan 16 Tahun Trofi Pertamanya

Gilabola.com – Chelsea vs Arsenal menjadi ajang bagi Maurizio Sarri untuk merayakan 16 tahun trofi pertamanya, tepat di saat Chelsea kalahkan Arsenal di final Liga Europa, Kamis (30/5).

Tak heran jika pelatih Chelsea itu dengan sengaja membawa sebuah cerutu Kuba yang besar dalam sakunya. Ternyata, itulah cara manajer asal Italia tersebut merayakan 16 tahun penantiannya untuk meraih trofi kedua dalam karirnya sebagai pelatih sepakbola.

Sarri akhirnya berhasil mengangkat trofi bergengsi karena kesabarannya, Kamis dinihari tadi. Ia ikut bergembira bersama skuadnya yang mengangkat trofi Liga Europa setelah mengalahkan Arsenal, 4-1.

Sebelumnya, pelatih berusia 60 tahun itu banyak menuai kritik, bahkan sejak awal paruh kedua musim ini. Ia seakan berada di ambang kehancuran dan terus-menerus diberitakan akan didepak the Blues usai digelarnya final Chelsea vs Arsenal.

Angkat Trofi Coppa Italia Serie D

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Tapi, kini Sarri tampak sangat senang bisa memenangkan piala perak kebanggaan Liga Europa, seperti yang dia lakukan pada 2003 lalu. Ketika itu, dia mengangkat trofi Coppa Italia Serie D saat masih bertanggung jawab di klub amatir, Sansovino.

Saat itu, lebih dari 160 tim divisi empat Italia ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Sarri yang saat itu baru saja berhenti dari pekerjaannya sebagai bankir, berusaha mengejar mimpinya untuk menjadi seorang pelatih sepakbola dan berhasil membimbing timnya menang.

Namun, gelar juara Liga Europa musim ini tetap menjadi trofi pertama yang pernah dia miliki, setelah 29 tahun berkecimpung di dunia kepelatihan sepakbola. Fans Chelsea di seluruh dunia hanya bisa tersenyum ketika melihat Sarri mencengkeram medali emas yang diraihnya, dan memandangi medali tersebut di tengah kerumunan para pemainnya yang tengah bergembira usai laga Chelsea vs Arsenal, sebelum mengangkatnya dengan senyum penuh kegembiraan.

Sudah Mengasuh 19 Klub

Sejak memulai karir pelatihnya pada 1990 lalu, Sarri tercatat sudah melatih 19 klub di mana enam klub yang diasuhnya di awal karir Sarri, saat ini sudah tak diketahui keberadaannya. Demikian seperti diungkapkan the Sun.

Dia cukup sukses di Empoli Рklub yang diasuhnya sebelum Napoli, namun kalah di final play-off melawan Livorno pada 2013. Sarri kemudian menukangi Napoli yang nyaris menjadi juara Serie A, tapi akhirnya gagal menyaingi Juventus.

Musim 2018/19 menjadi musim perdana Sarri berkarir di sepakbola Inggris. Walau kerap diterap banyak spekulasi pemecatan dan gaya permainannya mengundang kritik, namun Sarri berhasil membawa the Blues melaju ke final Piala Liga, walau akhirnya kalah dalam drama adu penalti melawan Manchester City.