Chelsea: Wajar Saja Jika Eden Hazard Jadi Cadangan

Chelsea: Wajar Saja Jika Eden Hazard Jadi Cadangan

Gilabola.com – Pelatih Chelsea Maurizio Sarri ungkap alasannya mencadangkan Eden Hazard di Eintracht Frankfurt, Jumat (3/5). “Tak ada yang aneh”, ungkap pelatih Italia tersebut.

Sarri keluarkan Eden Hazard dari Starting Lineup Chelsea di laga melawan Eintracht Frankfurt di leg pertama semi final Liga Europa dinihari tadi, semata-mata untuk menjaga pemainnya itu tetap bugar untuk mendukung kualifikasi Liga Champions.

Hazard yang sudah kantongi 19 gol musim ini, baru masuk di menit 61, saat Chelsea harus berjuang keras samakan kedudukan usai tertinggal gol tuan rumah yang dibukukan Luka Jovic di menit 23. Beruntung the Blues akhirnya berhasil menutup laga tersebut dengan hasil imbang 1-1, setelah Pedro mencetak gol persamaan tepat di menit 45.

“Untuk seorang pemain yang sudah lakoni 70 pertandingan dalam satu musim, membuatnya bermain dari bangku cadangan adalah sesuatu yang wajar. Kami harus bermain lagi dalam waktu 62 jam ke depan,” tandas Sarri.

Tak Bicarakan Rotasi Pemain

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Sarri mengaku, dia sebelumnya tidak memberi tahu Hazard mengenai keputusannya untuk membangkucadangkan pemain asal Belgia itu sebelum pertandingan. “Saya tidak bicarakan hal ini dengan semua pemain yang ingin saya taruh di bangku cadangan,” tambahnya.

“Dia pemain, jadi saya harus melakukannya, kalau tidak saya harus bicara dengan semua pemain saya (mengenai rotasi pemain). Dia juga menanggapinya dengan cara yang normal, bercanda seperti biasa. Dia tahu benar apa maksud dan tujuannya,” ujar mantan pelatih Napoli itu.

Saat ini, the Blues bertengger di posisi empat papan klasemen sementara Liga Inggris – di zona kualifikasi Liga Champions. Mereka berada dua poin di atas Arsenal yang juga bisa mencapai final Liga Europa musim ini, setelah mengalahkan Valencia 3-1 di leg pertama semifinal dinihari tadi.

The Blues Pantas Jadi Juara

Klub yang menangkan kompetisi tier ke dua Eropa ini – yang akan digelar di Baku, 29 Mei, juga mendapat jaminan untuk berlaga di Liga Champions musim depan.

“Kami harus mainkan lima pertandingan dalam waktu dua pekan, dan semua pertandingan itu sama pentingnya. Kami belum tahu mana yang akan membuka jalan bagi kami (kembali ke Liga Champions). Kami ingin dua-duanya, melaju ke Liga Champions dan memenangkan Liga Europa,” tandas Sarri.

“Saat ini, kami tidak mau hanya bermain di final, kami ingin menang, karena kami pantas jadi juara,” ujarnya.