Chiesa Akui Spanyol Layak Menang, Tapi Kritik Dua Kartu Kuning Wasit Pada Bonucci

Federico Chiesa mengakui Spanyol layak menang di semifinal UEFA Nations League, tetapi mengeluhkan keputusan wasit untuk terlalu mudah memberikan dua kartu kuning kepada Leonardo Bonucci, khususnya kartu kuning yang pertama.

Italia dipaksa bermain dengan 10 pemain di akhir babak kedua setelah dua kartu kuning Leonardo Bonucci, yang akhirnya membantu Spanyol meraih kemenangan di San Siro pada Kamis (7/10) dini hari WIB berkat dua gol Ferran Torres.

Federico Chiesa kemudian melakukan serangan balik cepat di akhir babak kedua untuk menciptakan gol hiburan melalui sontekan Lorenzo Pellegrini, tetapi mereka tidak mampu menyelesaikan comeback dari ketertinggalan mereka.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sementara kekalahan ini terjadi setelah Italia menjalani rekor dunia dengan 37 pertandingan tanpa tersentuh kekalahan, penyerang Juventus mengakui bahwa di suatu titik mereka pada akhirnya harus melihat rekor itu berakhir.

“Kami kalah setelah menjalani banyak pertandingan, kami mencatatkan rekor dunia, jadi pada akhirnya itu harus terjadi. Seperti yang dikatakan semua orang selama beberapa hari terakhir, bahwa itu harus terjadi pada akhirnya,” kata Federico Chiesa kepada RAI Sport.

Penyerang yang kabarnya sempat ditawar Chelsea dan Liverpool hingga Rp 1,7 Trilyun usai kesuksesannya mengantarkan Italia menjuarai Euro 2020 dan tampil mengesankan selama musim debutnya bersama Juventus itu mengaku bahwa Spanyol memang layak menang.

Dia menambahkan, “Selamat kepada Spanyol atas performa yang sangat bagus. Kami bisa saja lebih klinis di depan gawang, tapi Spanyol pantas meraih kemenangan mereka. Kami selalu memiliki antusiasme, determinasi, dan berlari hingga akhir untuk Italia dan pelatih kami. Ini kekalahan pertama, tetapi ini tidak akan menghentikan momentum kami dan kami menantikan pertandingan berikutnya.”

Kapten Leonardo Bonucci menerima kartu kuning pertama karena berdebat dengan wasit, meskipun ia tampaknya tidak terlalu agresif dalam protesnya, kemudian kartu kuning kedua didapat karena melompat dengan siku terangkat ke arah Sergio Busquets.

“Saya pikir pengusiran itu hukuman yang terlalu berat, karena saya belum pernah melihat di level internasional ada kartu kuning yang tidak berguna hanya untuk perbedaan pendapat,” lanjut Federico Chiesa. “Dia kaptennya, itu kesalahan wasit karena pemain Spanyol terjatuh terlalu mudah, jadi kapten berhak meminta informasi lebih lanjut dari wasit. Saya belum pernah melihat dua kartu kuning yang terlalu ringan diberikan seperti ini di level ini.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO