Suasana mencekam menyelimuti Stadion Odense saat Christian Eriksen tiba-tiba terjatuh pada babak kedua pertandingan persahabatan antara Denmark dan Ukraina, Minggu malam waktu setempat.
Insiden itu membuat laga langsung dihentikan. Para pemain dari kedua tim segera berkumpul di sekitar Eriksen ketika tim medis memberikan penanganan di lapangan.
Kabar yang sedikit melegakan kemudian datang dari Federasi Sepak Bola Denmark. Melalui pernyataan resminya, mereka memastikan kondisi Eriksen stabil.
“Christian Eriksen sadar dan dalam kondisi baik sesuai situasi yang ada. Pertandingan telah dibatalkan,” tulis federasi.
Christian Eriksen Sempat Tak Sadarkan Diri
Dokter tim Denmark, Morten Boesen, memberikan penjelasan lebih rinci setelah pertandingan dihentikan.
Menurutnya, Eriksen sempat kehilangan kesadaran untuk waktu singkat sebelum kembali sadar dengan cepat.
“Christian dalam kondisi baik dan berjalan meninggalkan lapangan dengan kemampuannya sendiri. Dari yang saya lihat, alat pacunya bekerja sebagaimana mestinya,” kata Boesen.
“Ia sempat tidak sadar dalam waktu singkat, tetapi segera sadar kembali dan kami langsung bisa berkomunikasi dengannya.”
Eriksen kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan guna mengetahui penyebab insiden tersebut.
Boesen menambahkan bahwa tim medis terus berkomunikasi dengan Eriksen maupun pihak rumah sakit.
“Christian baik-baik saja. Dia juga meminta saya menyampaikan salam kepada seluruh pemain dan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.”
Trauma Euro 2020 Kembali Terbayang
Insiden ini langsung mengingatkan publik pada kejadian mengerikan yang dialami Eriksen saat Denmark menghadapi Finlandia di Euro 2020.
Ketika itu, gelandang berusia 34 tahun tersebut mengalami henti jantung di atas lapangan dan harus mendapat pertolongan darurat sebelum nyawanya berhasil diselamatkan.
Setelah peristiwa tersebut, Eriksen dipasangi alat pemacu jantung dan akhirnya kembali bermain di level tertinggi.
Kariernya sempat berlanjut bersama Brentford, lalu Manchester United, sebelum bergabung dengan Wolfsburg pada September tahun lalu.
Meski sempat absen cukup lama dari tim nasional, Eriksen kembali memperkuat Denmark pada Maret 2022 dan bahkan tampil di Piala Dunia 2022 serta Euro 2024.
Sebelum menghadapi Ukraina, Eriksen juga bermain selama 74 menit saat Denmark bertemu DR Congo beberapa hari sebelumnya.
Kapten Denmark Tak Kuasa Menahan Tangis
Pakar sepak bola Denmark, Christian Wolny, mengungkapkan bahwa insiden tersebut memunculkan kembali trauma yang masih membekas di negaranya.
Menurut Wolny, sejumlah pemain yang pernah menyaksikan tragedi Euro 2020 kembali dihantui perasaan yang sama.
“Ini seperti trauma yang muncul kembali bagi banyak orang di Denmark, termasuk beberapa pemain yang juga berada di skuad pada 2021,” ujarnya.
Wolny menyebut kapten Denmark, Pierre-Emile Hojbjerg, bahkan menangis saat diwawancarai seusai pertandingan.
Meski demikian, ada rasa lega yang menyelimuti publik Denmark setelah melihat Eriksen mampu bangkit dan meninggalkan lapangan dengan berjalan sendiri.
Opini GilaBola.com
Insiden ini menjadi pengingat bahwa kisah Christian Eriksen selalu lebih besar daripada sepak bola.
Setelah apa yang terjadi pada Euro 2020, melihat dirinya kembali terjatuh di lapangan tentu memunculkan ketakutan yang sama bagi rekan setim, suporter, dan dunia sepak bola.
Kabar bahwa Eriksen sadar, mampu berjalan sendiri, dan berkomunikasi dengan tim medis menjadi hal terpenting di atas hasil pertandingan apa pun.
Dalam situasi seperti ini, kesehatan pemain jauh lebih berharga daripada sepak bola itu sendiri.

