Como memastikan langkah ke semifinal Coppa Italia setelah menyingkirkan Napoli melalui adu penalti yang berakhir dengan skor 7-6, menyusul hasil imbang 1-1 sepanjang waktu normal. Kemenangan ini membawa tim asuhan Cesc Fabregas ke semifinal Coppa Italia pertama mereka dalam 40 tahun, di mana mereka akan menghadapi Inter.
Napoli datang ke laga ini dengan kondisi tidak ideal. Sejumlah pemain utama absen karena cedera, termasuk David Neres, Giovanni Di Lorenzo, Andre Frank Zambo Anguissa, Billy Gilmour, dan Kevin De Bruyne. Situasi tersebut memaksa Antonio Conte melakukan sejumlah perubahan, dengan Eljif Elmas ditarik ke lini tengah dan Giovane mendapat kesempatan tampil sejak menit awal di lini depan. Vanja Milinkovic-Savic kembali mengawal gawang.
Como sendiri tampil dengan kondisi lebih segar setelah jadwal Serie A pekan ke-24 mereka melawan Milan ditunda hingga 18 Februari. Sebelumnya, kedua tim juga bermain imbang tanpa gol di Serie A pada November lalu.
Penalti Baturina dan Balasan Cepat Napoli
Como tampil berani sejak awal. Jayden Addai sempat mengancam lewat percobaan lob pada menit pertama, sementara Jean Butez harus keluar dari sarangnya untuk menggagalkan peluang Rasmus Hojlund.
Tekanan Como membuahkan hasil lewat titik putih. Alex Valle mengirim umpan silang ke tiang jauh yang disambut Ivan Smolcic. Bek tersebut dijatuhkan Matias Olivera dari belakang, dan wasit menunjuk titik penalti. Martin Baturina maju sebagai eksekutor dan sukses mengirim bola ke sudut bawah gawang, melewati jangkauan Milinkovic-Savic, membawa Como unggul pada menit ke-39.
Napoli merespons cepat setelah turun minum. Baru satu menit babak kedua berjalan, Hojlund melakukan sentuhan pertama di lingkar tengah yang berujung pada bola mengalir ke arah Vergara. Gelandang Napoli itu melaju ke depan dan dengan tenang menaklukkan Butez dalam situasi satu lawan satu untuk menyamakan kedudukan.
Ketegangan dan Peluang yang Terbuang
Laga semakin panas setelah gol penyama. Napoli tampil jauh lebih agresif dibandingkan babak pertama. Hojlund nyaris mencetak gol lewat sundulan, sementara Amir Rrahmani hampir membawa tuan rumah unggul jika saja sundulannya tidak disapu Nico Paz tepat di garis gawang.
Di sisi lain, Como juga menciptakan peluang. Mergim Vojvoda memaksa Milinkovic-Savic melakukan penyelamatan penting di tiang dekat, sementara Tasos Douvikas gagal memaksimalkan peluang sundulan dari situasi bola mati.
Wasit beberapa kali menjadi sorotan, terutama dalam insiden yang melibatkan Jacobo Ramon terhadap Hojlund di tepi kotak penalti. Ramon beruntung terhindar dari kartu kuning kedua, hingga akhirnya ditarik keluar oleh Fabregas untuk menghindari risiko lebih besar.
Adu Penalti Panjang hingga Sudden Death
Dengan skor tetap 1-1 hingga akhir laga, pertandingan langsung dilanjutkan ke adu penalti. Meski Como dikenal memiliki catatan buruk dalam eksekusi penalti musim ini, mereka mampu tampil lebih tenang dibanding Napoli.
Romelu Lukaku menjadi satu-satunya penendang Napoli yang gagal di fase awal setelah sepakannya melenceng dari sasaran. Eksekusi penalti berlangsung ketat hingga memasuki fase sudden death. Milinkovic-Savic sempat mencetak gol penalti yang unik, di mana bola masuk ke gawang setelah membentur mistar dan kepala Butez.
Namun, momen penentuan datang ketika Butez sukses menepis tendangan Stanislav Lobotka. Penyelamatan tersebut memastikan kemenangan Como dan mengantar mereka ke semifinal Coppa Italia, pencapaian bersejarah setelah empat dekade penantian.

