Copa America Besok Libatkan Qatar dan Jepang, Begini Alasannya

Copa America Besok Libatkan Qatar dan Jepang, Begini Alasannya

Copa America adalah turnamen di wilayah Amerika Selatan. Mengapa ada nama Qatar dan Jepang? Begini alasannya.

Turnamen tahunan Copa America yang kali ini merupakan edisi ke-46, akan dimulai Sabtu (15/6) pagi waktu Indonesia saat tuan rumah Brasil menghadapi tantangan Bolivia di Sao Paulo. Tapi mengapa ada dua negara Asia (Qatar dan Jepang) di sana?

Sebenarnya ini bukan kali pertama Copa America melibatkan negara-negara di luar Amerika Selatan. Sebelum ini turnamen mengundang peserta dari wilayah lain, tapi karena sama-sama Amerika, misalnya Amerika Serikat dan Meksiko atau Honduras, hal ini kurang menjadi perhatian kita. Tahun ini karena nama-nama khas Asia, Qatar dan Jepang, jadi terlihat mencolok.

Undangan kepada timnas wilayah lain terjadi karena jumlah negara di wilayah Conmebol hanya 10 tim. Sulit membuat turnamen dengan 10 tim. Idealnya 16. Itu sebabnya mereka tahun ini juga ingin membangun turnamen dengan 16 tim. Tiga dari Concacaf (zona Amerika Tengah dan Utara), serta tiga dari Asia.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Pada bulan April diumumkan bahwa Qatar, tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022, menerima undangan untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Namun karena tak ada cukup minat dari Concacaf, yang menyelenggarakan Gold Cup pada waktu kurang lebih sama, Conmebol pada bulan Mei 2018 kemudian mengumumkan bahwa turnamen tersebut akan dimainkan dengan 12 tim.

Jumlah peserta 12 tim sama dengan edisi-edisi tahun lama sejak tahun 1993 (selain dari Centenario Copa America yang diadakan pada tahun 2016), dengan dua tim tamu adalah Qatar dan Jepang dari Asia. Secara kebetulan saja kedua tim ini adalah juara dan runner-up Piala Asia AFC 2019 di UEA.

Advertising
Advertising

Tercatat pernah ada 10 negara tamu untuk turnamen Copa America. Dari 10 timnas itu yang paling sukses adalah Meksiko yang sudah pernah ikut 10 kali dan menjadi runner-up dua kali, juara ketiga tiga kali serta lolos sampai ke perempat fnal tiga kali. Akan menjadi peristiwa yang aneh jika Meksiko sampai menjadi juara Copa America yang sebenarnya merupakan turnamen wilayah Amerika Selatan. Beruntung paling jauh cuma urutan kedua.

Tim paling sukses lainnya adalah Amerika Serikat yang dua kali menduduki urutan keempat turnamen, selain dua kali hanya menyelesaikan diri di tahap grup. Jepang juga pernah ikutan Copa America ini sebelumnya pada tahun 1999 dan berhenti di level penyisihan grup.

Pada umumnya tim tamu hanya akan puas untuk duduk sebagai peserta undangan, tersisih di tahap grup, menerima uang penampilan yang lumayan plus bagian dari pool money, uang yang diperoleh dari jaringan TV yang menyiarkan langsung turnamen Copa America ini.