Copa America Resmi Dipindah ke Brasil

Gilabola.com – Copa Amerca 2021 resmi dipindah ke Brasil, setelah semula akan digelar di dua negara; Argentina dan Kolombia.

Hal ini diputuskan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) setelah mereka memutuskan untuk memindahkan venue turnamen tim nasional tertua di dunia itu ke satu negara.

Terkait perpindahan lokasi turnamen yang cukup mendadak ini, CONMEBOL ucapkan terima kasih kepada Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, dan timnya, maupun Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF), yang telah membuka pintu negaranya untuk menjadi tuan rumah event olah raga yang disebut-sebut sebagai yang teraman di dunia tersebut. Brasil sebelumnya juga menjadi tuan rumah di Copa America 2019.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Copa America awalnya akan digelar di Argentina dan Kolombia pada tanggal 13 Juni hingga 10 Juli 2021. Namun, Kolombia kemudian dicabut haknya sebagai tuan rumah pada awal bulan Mei, karena kerusuhan politik. Sedangkan Argentina, ditangguhkan haknya sebagai tuan rumah pada hari Minggu (30/5), karena meningkatkan infeksi virus corona di negara tersebut.

Terkait situasi saat ini, seperti diungkapkan situs berita Mia.mk, CONMEBOL menginformasikan bahwa mereka telah putuskan untuk tangguhkan hak Argentina sebagai tuan rumah gelaran tersebut di tahun ini. CONMEBOL pun langsung menganalisa tawaran dari negara lain yang sudah tunjukkan minat mereka untuk menjadi tuan rumah dari turnamen yang sudah digelar sejak tahun 1916 itu.

Channel Gilabola di Youtube

Menteri Dalam Negeri Argentina, Wado de Pedro, sebelumnya mengumumkan situasi kesehatan di negaranya akan membuat gelaran Copa America akan sangat sulit digelar di sana.

Pada hari Kamis pekan lalu, Argentina mencatatkan rekor tertinggi dalam kasus infeksi virus korona baru, yakni sebanyak 41.080 kasus, walaupun negara tersebut sudah  memberlakukan lockdown. Ini menjadi gelombang kedua bagi Argentina hadapi hantaman keras wabah mematikan tersebut.

Copa America semula dijadwalkan digelar pada tahun 2020. Namun seperti turnamen benua lainnya, turnamen itupun terpaksa ditunda akibat pandemi.

Dua tim undangan, yakni Australia dan Qatar, sudah menarik diri sejak awal tahun ini akibat pandemi tersebut. Hingga akhirnya diputuskan turnamen itu hanya akan diikuti 10 tim asal Amerika Selatan.

Sebenarnya Brasil juga menjadi salah satu negara yang mendapat pukulan terkeras dari pandemi ini, dan Bolsonaro sudah mendapat banyak kritik terkait penanganan krisis di negaranya sejauh ini. Pasalnya, hampir setengah juta orang telah meninggal dunia akibat wabah corona di Brasil, dan jumlah ini hanya kalah dari angka kematian akibat virus corona di Amerika Serikat.

AHABET
AHABET