Cuma Jalan-Jalan Doang Saat Portugal Dibantai Jerman, Bruno Fernandes Dikecam

Gilabola.com – Nama Bruno Fernandes langsung viral di media sosial twitter lantaran performanya yang sangat mengecewakan selama kekalahan 2-4 Portugal dari Jerman di matchday kedua fase grup F Euro 2020.

Sementara pensiunan pesepak bola Inggris Lee Dixon mengkritik keras Bruno Fernandes karena kurangnya agresivitas dan intensitas dalam permainannya bahkan ketika timnya sedang membutuhkan gol karena tertinggal dalam kekalahan mengejutkan Portugal melawan Jerman di Allianz Arena, Sabtu (19/6) malam WIB.

Cristiano Ronaldo memberi Portugal keunggulan awal tetapi dua gol bunuh diri dari duo bek Ruben Dias dan Raphael Guerriero membuat Jerman berbalik unggul memasuki masa jeda babak pertama.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Kai Havertz kemudian menambahkan gol ketiga di menit ke-51 dan Robin Gosens mencetak gol keempat bagi negaranya sembilan menit kemudian, dengan Diogo Jota hanya bisa mencetak gol hiburan menit ke-67 untuk mengubah skor menjadi 2-4 bagi kekalahan Selecao das Quinas.

Selain duo bek pencetak gol bunuh diri, Bruno Fernandes adalah pemain dengan rating terburuk di tim Portugal, bahkan membuatnya ditarik keluar oleh Fernando Santos untuk digantikan Joao Moutinho ketika Portugal dalam keadaan tertinggal 1-4 dari Jerman.

Padahal playmaker berusia 26 tahun itu datang dengan reputasi tinggi usai performanya yang mengesankan di Manchester United, membuatnya mencetak 18 gol dan 12 assist dalam 37 penampilannya di Premier League.

Bahkan dengan performa buruknya itu, Bruno Fernandes langsung menjadi viral di media sosial twitter yang mempertanyakan buruknya performa mantan bintang Sporting CP tersebut, sementara pensiunan pesepak bola Lee Dixon kini juga ikut mengkritik gelandang seharga Rp 945 Milyar tersebut.

Lee Dixon, yang bekerja sebagai komentator bersama untuk ITV, mengkritik permainan malas Bruno Fernandes, mengatakan, “Seseorang perlu memberi tahu Fernandes bahwa timnya tertinggal 3-1. Tapi lihat, dia hanya berjalan-jalan di atas lapangan.”

“Dia kemudian memiliki kesempatan untuk berlari ke depan dan melakukan beberapa hal dengan para pemain yang di depannya. Tapi tidak ada energi dalam larinya sama sekali.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO