Dani Alves Keburu Di-Bully Gegara Komentar Soal Kematian Davide Astori

Dani Alves keburu dihujat setelah ia komentari kematian kapten Fiorentina, Davide Astori, dan diterjemahkan salah.
Dani Alves keburu dihujat setelah ia komentari kematian kapten Fiorentina, Davide Astori, dan diterjemahkan salah.

Gilabola.com – Bintang PSG Dani Alves keburu mendapat label sebagai ‘manusia mengerikan’ dan dituduh tak punya empati, saat komentarnya mengenai kematian kapten Fiorentina, Davide Astori, diterjemahkan dengan salah.

Dalam sebuah konferensi pers, Dani Alves sempat ditanya bagaimana pendapatnya mengenai sosok bintang Fioretina, Davide Astori, mengingat bek PSG itu pernah bermain di Serie A bersama Juventus. Astori baru saja meninggal dunia di usianya yang masih 31 tahun, hanya beberapa jam sebelum Fiorentina berlaga di kandang Udinese akhir pekan kemarin.

Para pemain, manajer dan suporter dari seluruh dunia telah menyatakan belasungkawa dan ikut berduka atas kematian pemain Timnas Italia. Tentunya, termasuk bintang PSG, Dani Alves.

Namun sayangnya, ucapan belasungkawa Alves salah dalam penerjemahannya. Kata-kata dalam bahasa Brasil (Portugal) yang dilontarkan eks pemain Barcelona itu, malah diartikan sebaliknya, hingga Alves disebut-sebut menganggap kabar mengenai meninggalnya Astori sebagai kabar biasa.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Bahkan, transkrip salah tersebut disebarluaskan The Sun melalui situs resminya, yang bahkan mengimbuhi artikel tersebut dengan opini pribadi bahwa Alves bahkan ‘tak tunjukkan emosi apapun saat ia sampaikan komentarnya’.

“Kami tidak terlalu terganggu karena kami tidak mengenalnya dengan baik, saya turut berduka untuk keluarganya. Saya pikir, tugas Davide di dunia yang kacau ini sudah selesai dan sekarang dia berada di tempat yang lebih tenang,” ujar Alves.

“Tapi, di dunia ini setiap harinya ada ribuan anak yang tidak mendapat perhatian dan meninggal dunia karena kelaparan, dan mereka sama pentingnya. Kita semua akan mati, cepat atau lambat, karena kita di sini hanya mampir saja. Mungkin kita sedih, tapi pastinya tidak seperti keluarganya,” tandasnya.

Tentu saja, banyak suporter yang kontra dengan ungkapan Alves tersebut, dan menghujatnya sebagai ‘manusia mengerikan yang tak punya empati’.

Padahal, tidak demikian apa yang diungkapkan Alves. Bek asal Brasil itu justru menyatakan penghormatannya dan duka mendalam atas kepergian Astori.

“Saya ingin sampaikan dukungan saya kepada keluarga Davide Astori. Saya selalu berpikir soal kehidupan, kita di sini dengan misi masing-masing. Ketika semuanya selesai, kita akan akan pergi ke tempat lain. Barangkali tugasnya di dunia yang fana ini sudah selesai, dan dia pergi ke tempat yang lebih baik dari sini,” demikian ujaran Alves sesungguhnya.

“Barangkali dia tinggalkan banyak hal penting untuk kita. Orang yang sangat mengagumkan telah meninggalkan kita semua. Saya sangat berduka untuk keluarganya,  orang yang mereka cintai telah meninggalkan mereka. Kami memang jauh dari mereka, tapi kami juga turut bersedih dengan meninggalkan kolega seprofesi kami,” tandas Alves.