Dimitar Berbatov Jijik Lihat Permainan Manchester United

Dimitar Berbatov Jijik Lihat Permainan Manchester United

Gilabola.com – Dimitar Berbatov mengaku jijik dengan permainan Manchester United di babak pertama laga melawan Manchester City pada leg pertama semifinal Piala Liga.

The Skyblues sukses menceploskan tiga gol dalam tempo 38 menit dalam laga yang digelar di Old Trafford, Rabu (8/1) dinihari lalu. Tim tuan rumah berusaha mengejar ketertinggalan mereka melalui Marcus Rasford, 20 menit sebelum laga berakhir. Tapi, The Red Devils tak mampu mengubah papan skor sampai peluit panjang ditiup wasit.

Kritikan dan cemoohan terhadap para penggawa United pun bermunculan di media sosial, dan Ole Gunnar Solskjaer mengakui permainan anak asuhnya di babak pertama memang di bawah standar.

Bagi Berbatov, apa yang dilakukan para penerusnya di babak pertama membuatnya jijik. Mantan bintang Setan Merah asal Bulgaria itupun mengakui keunggulan skuad besutan Josep Guardiola dalam laga tersebut.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Ia pun bersyukur Piala Liga dimainkan dua pertemuan sehingga Manchester United masih berpeluang lolos, walau kansnya tipis. “Sejujurnya, saya merasa jijik setelah pertemuan pertama melawan City,” aku Dimitar Berbatov.

“[Permainan United] pada babak pertama di bawah standar. Tidak bagus untuk disaksikan. Tim berada di semua penjuru lapangan dan pastinya City menjadi tim yang lebih baik. Semua orang menyaksikan dengan mata kepala sendiri,” tambah Berbatov seperti dilansir Betfair.

“Ada sedikit perbaikan di lini depan pada babak kedua, tapi itu tidak cukup dan ketika City mencetak tiga gol ke gawang Anda, mustahil untuk mengubah gaya permainan, seperti yang Anda saksikan sendiri,” ujar Berbatov yang juga mantan bintang Tottenham Hotspur itu.

“Satu-satunya yang bagus adalah, adanya pertemuan kedua, dan semoga mereka bisa memperbaikinya serta menunjukkan permainan yang lebih baik dari diri mereka sendiri,” tambahnya.

“Saya banyak mendengar dari orang-orang yang berkata bahwa babak pertama itu merupakan permainan terburuk Manchester United yang pernah mereka saksikan. Saya tidak ingin terlalu cepat mengambil kesimpulan, tapi memang kenyataannya tidak bagus,” ujar Dimitar Berbatov.

“Sejujurnya, City seharusnya bukan mencetak tiga tapi lima gol. Keuntungan bagi United adalah [Raheem] Sterling tidak berada dalam kondisi terbaiknya untuk menyelesaikan peluang-peluang emas,” ungkapnya.

“Saya rasa hasil ini menunjukkan betapa buruknya permainan United di babak pertama dan bukan karena seberapa bagusnya permainan City,” tambah Berbatov.