Direktur Paris Saint-Germain Minta Real Madrid Dihukum Karena Kejar Kylian Mbappe

Kylian Mbappe telah menyatakan keinginannya untuk pindah ke Real Madrid, klub yang telah meminati dan mengejarnya selama dua musim terakhir, dan kini Paris Saint-Germain merasa berang karena gagal mempertahankan bintang mereka.

Direktur olahraga Paris Saint-Germain Leonardo menegaskan bahwa dia sangat marah pada cara Real Madrid yang terus mengejar Kylian Mbappe, mengatakan bahwa klub ibukota Spanyol itu layak dihukum.

Selama musim panas lalu, Los Blancos, yang telah banyak dikaitkan dengan minat kuat pada penyerang internasional Prancis, telah mengajukan tiga tawaran dengan terakhir yang terakhir bernilai Rp 3,6 Trilyun namun semua tawaran ditolak oleh pihak Les Parisiens.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Setelah itu direktur olahraga Paris Saint-Germain Leonardo mengakui bahwa Kylian Mbappe memang ingin pergi dengan dia tidak bersedia untuk memperpanjang kontraknya di Parc des Princes, tapi juga mengecam bagaimana cara Real Madrid dalam mengejar pemain berusia 22 tahun itu.

Menurut sosok yang juga mantan pelatih AC Milan itu, pihak Los Merengues telah melakukan pendekatan ilegal pada penyerang internasional Prancis, sementara banyak pihak mereka yang terus berbicara tentang pemenang Goldey Boy 2017 tersebut.

Dia berkata kepada Gazzetta dello Sport, “Di Madrid mereka menyangkalnya, tapi saya pikir Real Madrid telah mencoba untuk mengontrak Kylian Mbappe [sebagai agen bebas] untuk sementara waktu. Mereka telah berbicara secara terbuka tentang Mbappe selama dua tahun. Itu harus dihukum.”

“Saya melihatnya sebagai tindakan tidak sopan terhadap Mbappe. Dia bukan hanya pemain lain, dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Pelatih, dewan, para pemain Real Madrid telah berbicara tentang Kylian. Saya pikir itu adalah bagian dari rencana mereka. Itu tidak sopan.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO