Site icon Gilabola.com

Disingkirkan dari Skuad Al Hilal, Darwin Nunez Kini Cari Jalan Pulang ke Eropa

Darwin Nunez pemain Al Hilal

Gilabola.com – Darwin Nunez sedang dalam pembicaraan untuk meninggalkan Al Hilal pada musim panas ini, kurang dari satu tahun setelah bergabung dengan klub tersebut.

Penyerang asal Uruguay itu mengalami periode yang sulit sejak pindah dari Liverpool dengan nilai transfer sekitar Rp 920 miliar pada musim panas lalu. Ia bahkan tidak tampil dalam pertandingan kompetitif sejak 16 Februari WIB.

Pada Februari, Nunez dikeluarkan dari skuad Saudi Pro League demi memberi ruang bagi rekrutan Januari, Karim Benzema.

Aturan liga mengharuskan setiap tim hanya boleh mendaftarkan delapan pemain asing yang lahir sebelum 2003 dalam skuad berisi 25 pemain. Hal itu membuat klub terpaksa mencoret sang striker.

Nunez disebut telah meminta untuk hengkang setelah kedatangan Benzema, dan proses pembicaraan terkait kepergiannya masih berlangsung.

Pemain berusia 26 tahun itu bersama klub sedang membahas pemutusan kontrak secara bersama, dengan nilai gaji sekitar Rp 8 miliar per pekan. Namun, pengumuman resmi baru akan dilakukan setelah musim berakhir.

Klub Tujuan Berikutnya

Jika benar hengkang, belum dapat dipastikan ke mana Nunez akan melanjutkan kariernya. Namun, ia terbuka untuk kembali ke Liga Inggris.

Pihak di Arab Saudi belum sepenuhnya menutup peluang untuk mempertahankannya di kawasan Timur Tengah. Salah satu klub yang tertarik adalah Al Ittihad, yang saat ini membutuhkan penyerang.

Meski begitu, peluang transfer tersebut dinilai kecil, sehingga membuka kemungkinan bagi Nunez untuk pindah ke wilayah lain.

Mantan pemain Liverpool itu juga ingin mempertimbangkan opsi di Eropa, termasuk adanya minat dari Turki.

Pada bursa transfer musim dingin, ia sempat mencoba pindah ke Fenerbahce, tetapi kesepakatan tidak tercapai.

Sementara itu, kemungkinan kembali ke Liga Inggris masih terbuka, meski belum ada klub yang secara jelas menjadi tujuan.

Chelsea dan Newcastle sebelumnya dikaitkan dengan sang pemain, terutama karena keduanya mengalami masalah di lini serang musim ini.

Namun, saat ini kedua tim tersebut tidak diketahui sedang mengejar Nunez. Newcastle justru memantau penyerang Chelsea, Liam Delap.

Statistik dan Performa

Ke mana pun ia berlabuh, Nunez kemungkinan membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaik karena sudah hampir tiga bulan tidak bermain di level klub.

Sebelum dicoret dari skuad, ia sebenarnya memulai dengan cukup baik dengan mencetak enam gol dan empat assist dalam 16 pertandingan di liga.

Kepindahannya ke Timur Tengah terjadi setelah waktu bermainnya semakin terbatas pada musim terakhirnya di Liverpool.

Saat timnya meraih gelar Liga Inggris, ia hanya mencetak tujuh gol di semua kompetisi.

Selama membela klub tersebut, performanya dinilai belum memenuhi ekspektasi jika melihat biaya transfer sebesar Rp 1,28 triliun dari Benfica pada 2022.

Nunez mencatatkan 40 gol dari 143 pertandingan, tetapi sering mendapat kritik karena pengambilan keputusan dan penyelesaian akhir.

Meskipun telah meninggalkan Anfield dan klubnya mendatangkan Alexander Isak serta Hugo Ekitike, perannya belum sepenuhnya tergantikan.

Kini, setelah pengalaman yang kurang berhasil di Arab Saudi, Nunez sangat membutuhkan menit bermain. Situasi ini juga berpotensi mengancam posisinya sebagai pemain inti Uruguay di Piala Dunia musim panas nanti.

Ia hanya tampil sebagai pemain pengganti dalam dua laga internasional pada bulan Maret, termasuk saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Inggris.

Exit mobile version