Dituding Bawa Sepak Bola Defensif ke Belanda, Van Gaal Ungkit Taktik Italia & Chelsea

Gilabola.com – Louis van Gaal kerap dikritik atas taktiknya yang dianggap pragmatis baik ketika melatih di timnas Belanda ataupun ketika dia dulu membesut Manchester United, dan sekarang dia membalas atas kritikan yang dialamatkan kepadanya.

Louis van Gaal membalas kritikan atas taktiknya yang dianggap defenfis, membandingkan strateginya dengan taktik permainan yang dimainkan Chelsea di bawah asuhan Thomas Tuchel yang memainkan lima pemain bertahan sekaligus.

Selama konferensi persnya pada hari Senin, mantan bos Manchester United terlibat dalam perang kata dengan jurnalis Belanda Valentijn Driessen, yang menyebut bahwa dia ingin mengadopsi mentalitas defensif pada tim nasional Belanda.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Louis van Gaal di masa lalu memang kerap dikritik atas taktik pragmatisnya yang bahkan membuatnya tak bertahan lama di Old Trafford, tapi sebenarnya dia sudah membawa sedikit perubahan saat kembali ke timnas Belanda, memainkan formasi 4-3-3 dalam hasil imbang 1-1 melawan Norwegia dan kemenangan 4-0 atas Montenegro.

Tapi dia masih dianggap bahwa dia akan membawa taktik sepak bola defensif untuk Oranje, yang membuat juru taktik berusia 70 tahun itu kemudian menyebut-nyebut nama Chelsea yang membuktikan bahwa bahkan dengan lima pemain bertahan, pasukan Thomas Tuchel menawarkan banyak kesempatan untuk menyerang.

“Lihat hasilnya, lihat Italia, sang juara Eropa, mereka sekarang seri dua kali,” kata Louis van Gaal. “Semuanya tidak semudah itu. Sepak bola defensif telah muncul dan ada tepuk tangan untuk itu setelahnya.”

Valentijn Driessen kemudian menjawab, “Tapi yang bertepuk tangan adalah Anda. Anda juga ingin bermain seperti Chelsea dan Liverpool.”

Louis van Gaal langsung membalas, “Apakah itu sepak bola defensif, di mata Anda?”

Valentijn Driessen menjawab, “Itulah yang dilakukan Chelsea.”

Bos Oranje kemudian menjawab, “Tidak sama sekali, Valentijn. Anda tidak tahu sama sekali. Saya minta maaf untuk mengatakannya, tetapi Anda hanya seorang jurnalis. Anda ingin menerapkan visi Anda, tetapi Anda tidak memiliki visi dalam sepak bola. Anda memiliki visi untuk surat kabar, visi Anda adalah untuk menarik perhatian, dan sebagainya.”

“Tapi dengar, dengan taktik 5-3-2 atau 5-2-3, Anda bisa menyerang dengan sangat baik. Chelsea menunjukkannya setiap saat, dengan formasi yang berbeda. Dan saya angkat topi untuk Thomas Tuchel, karena dia baru masuk di pertengahan musim lalu tapi langsung membawa perubahan besar.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO