Donny van de Beek, Calon Petani yang Ditempa Ajax Menjadi Bintang

Donny van de Beek, Calon Petani yang Ditempa Ajax Menjadi Bintang

Gila Bola – Donny van de Beek tinggal selangkah lagi gabung raksasa Inggris, Manchester United. Siapa sangka, playmaker muda asal Belanda ini semula lebih diharapkan menjadi seorang petani oleh sang ibu.

Walau semula bersikeras tak ingin tinggalkan Ajax, namun Van de Beek kini di ambang kepindahan senilai 40 Juta Poundsterling atau setara dengan Rp 776 Milyar, ke Old Trafford. Semula ia juga sempat dikaitkan dengan rencana transfer ke Real Madrid, meski tampaknya Setan Merah-lah yang akan memenangkan perburuan tanda tangannya.

Selama ini, Van de Beek memang berhasil menunjukkan kemampuannya di klub De Godenzonen. Ia bahkan menjadi pemain penting saat klub itu berhasil melaju ke semi-final Liga Champions di tahun 2019. Karena itulah, tak heran jika gelandang serang berusia 23 tahun tersebut dilirik banyak tim papan atas, setelah ia bukukan 10 gol dalam 37 laga yang dimainkannya.

Satu penampilan Van de Beek yang mengundang decak kagum terjadi saat Ajax bermain imbang 4-4 melawan Chelsea di Stamford Bridge. Saat itu, ia mencetak gol di laga fase grup Liga Champions tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Diorbitkan Calon Mertua

Saat itu, Donny van de Beek jadi orang pertama yang mengakui, dia tak bisa lakukan aksinya tersebut tanpa arahan sang mentor, Dennis Bergkamp.

Memang, legenda Arsenal itulah yang melihat potensi dalam diri Van de Beek dan yakin pemain itu akan menjadi bintang di masa depan. Saat itu, Bergkamp masih menjadi pelatih muda di klub raksasa Eredivisie tersebut, sementara Van de Beek baru berusia 10 tahun.

Bergkamp pula yang mengasah playmaker tersebut hingga ia menjadi pemain yang mumpuni seperti sekarang ini. Meskipun, sang ibu lebih suka jika Van de Beek meneruskan usahanya sebagai petani.

Mantan pelatih Ajax, Frank Boer – orang yang telah mempromosikan Bergkamp sebagai asistennya, sempat mengakui bagaimana Bergkamp yang jadi pentolan Arsenal di tahun 1995 hingga 2006, selalu antusias jika berbicara mengenai seorang pemain berbakat dalam skuad mudanya.

“Dennis selalu bicara dengan antusias tentang seorang pemain muda berbakat dalam timnya. Menurutnya, pemain itu selalu mengingatkan Dennis pada dirinya sendiri, saat masih seusia dia,” ujar De Boer mengenai Bergkamp yang kerap memuji Donny van de Beek beberapa waktu lalu.

“Itu seakan menjadi sinyal bagi saya untuk terus mengawasi pemain itu, dan dia adalah Donny,” tambah De Boer, seperti dilansir SunSport.

Ruben Jongkind, seorang mantan kepala pengembangan pemain muda di akademi Ajax, juga ungkapkan bagaimana dukungan besar Bergkamp kepada Van de Beek.

“Bergkamp menjadi orang yang melihat bakat terpendam Van de Beek saat ia masih berusia 10 tahun. Katanya, ‘dia akan menjadi pemain hebat’. Tapi waktu itu saya cuma bilang, ‘saya tidak melihatnya, bagaimana kamu tahu?’,” tandas Jongkind kepada Daily Mail.

Kini, Donny van de Beek seakan menjadi putra kandung Dennis Bergkamp. Apalagi, ia berpacaran dengan putri pemain legendaris berusia 51 tahun itu, Estelle.

Bekerja di Pertanian

Hari ini, Van de Beek barangkali menjadi salah satu pemain muda berbakat di sepak bola Eropa. Tapi siapa sangka jika ibunya, Gerdina, semula sangat berharap jika putranya tersebut menjadi seorang petani.

Pemain internasional Belanda itu berasal dari Nijkerkerveen, sebuah area di Belanda yang lebih terkenal sebagai kawasan pertanian dan agrikultur dibandingkan sebagai kawasan yang memproduksi para gelandang andal.

Sebagai seorang anak laki-laki yang tinggal di kawasan pertanian, Donny van de Beek kerapkali harus membantu kedua orang tuanya bekerja di sawah dan kandang ternak, termasuk mengawasi ketersediaan bahan pangan hewa peliharaannya.

Gerdina sendiri bukan seorang pemerhati maupun penggemar olah raga, dan dia lebih suka melihat putranya memanjat pohon, misalnya, ketimbang bermain sepak bola. Gerdina juga lebih berpikir bahwa putranya, Donny,  telah ditakdirkan untuk memelihara ternak ketimbang berlaga dan menjadi bintang di Johan Cruyff Arena.

Gabung Ajax Karena Punya Tiket Musiman

Tapi ternyata, Donny mendapat dukungan penuh dari sang ayah, Andre, yang kemudian mendaftarkannya ke sekolah sepak bola, Veensche Boys. “Setelah sesi latihan pertama, dia akan pindah klub dan sepak bola tak akan pernah hilang dari kehidupannya,” tandas Andre kepada AjaxShowtime pada tahun 2016.

Benar saja! Ketika usia Donny van de Beek menginjak 10 tahun, dia sudah diantri banyak klub ternama di Belanda, termasuk Utrecht, Feyenoord dan PSV. Namun, dia lebih memilih untuk gabung Ajax Amsterdam, dengan alasan .. keluarganya punya tiket musiman untuk klub tersebut!

Meskipun hal itulah yang menjadi alasan Van de Beek gabung akademi Ajax, namun segera setelah ia datang ke klub tersebut, Jongkind tahu betul di mana Van de Beek harus mengembangkan kemampuan dalam bermain sepak bola.

“Kami bina dia di bawah sistem pelatihan fisik yang cukup ketat. Dia butuh itu, karena dia berasal dari keluarga petani. Daerah itu punya darah petani yang cukup kental, dia hanya perlu mentransfernya ke lapangan sepak bola,” tegas Jongkind.

“Dia mendapat banyak pembinaan dari departemen kinerja, karena kami pekerjakan banyak personil yang berasal dari American Football dan judo,” tambahnya.

Dipuji Mendiang Johan Cruyff

Sang ayah tahu betul, Donny van de Beek ditakdirkan untuk menjadi seorang bintang, saat idolanya memberi tahu Andre, bahwa dia punya putra yang bermain bagus di lapangan. Ayahnya yang ambisius tersebut bahkan tak bisa berkata apa-apa saat legenda Ajax, Johan Cruyff, memberi tahu dirinya dalam sebuah pertemuan mengenai kualitas permainan Donny, sang putra.

“Johan bilang, ‘saya tahu betul anakmu. Itulah Donny van de Beek, dia pandai bermain di sisi ini dan apik juga di sisi yang lain’,” ujar Andre mengungkapkan perkataan Cruyff padanya.

“Dia bisa menceritakan semuanya. Anda tahu bagaimana anehnya, idola anda mengetahui semua hal tentang putra anda? Dia bisa menceritakan semuanya, sampai ke detil terkecil,” tandas Andre dengan penuh haru.

Kini, selangkah lagi, Donny van de Beek akan tinggalkan Belanda dan terbang ke Inggris untuk merumput bersama Manchester United. Ia akan tinggalkan tanah pertanian orang tuanya yang telah begitu berjasa menyalurkan bakatnya dan menjadikannya seorang bintang lapangan seperti saat ini.

Succes, Donny!