Dortmund Bersumpah Tampil Menyerang Selama 90 Menit

Thomas Tuchel

Marco Reus dan manajer Thomas Tuchel tetap optimis tentang peluang Borussia Dortmund untuk membalikkan defisit leg pertama di perempat final Liga Champions melawan Monaco.

Gilabola.com, Liga Champions – Thomas Tuchel telah bersumpah bahwa Borussia Dortmund akan menyerang dari menit pertama sampai menit 90 saat mereka berupaya untuk membalas kekalahan 3-2 di leg pertama melawan Monaco.

BVB bermain kurang dari 24 jam setelah serangan bom di bus tim mereka yang membuat mereka geram dan akhirnya kalah di kandang sendiri lantaran kondisi psikis yang tidak stabil pekan lalu.

Mereka kini menghadapi tugas berat untuk membalikkan keadaan pada Kamis (20/4) dini hari WIB, di Stade Louis II, namun Tuchel mengatakan pihaknya akan tetap setia dengan filosofi mereka dan pergi dengan permainan menyerang.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Kami harus bermain dengan baik dan saya yakin kami mampu melakukannya,” ujar pelatih Dortmund pada konferensi pers.

“Saya telah membawa skuad berkualitas di sini dan kami mampu menang dengan dua gol. Filosofi kami adalah untuk mencoba untuk mencetak gol. Kami akan menyerang dari menit pertama sampai menit 90.”

“Kami siap untuk menghadapi permainan dan fokus. Kami tahu itu akan sangat sulit, tapi kami yakin. Kami adalah tim menyerang dan kami akan mencoba untuk membuat sebanyak mungkin peluang untuk mencetak gol.”

“Kami memiliki perpaduan yang baik dari pemain berpengalaman dan pemain muda. Kami telah memiliki permainan yang luar biasa di Liga Champions dan impian kami adalah untuk bertahan di kompetisi.”

“Kami mendominasi di babak kedua di leg pertama di setiap sisi permainan. Saya sangat optimis karena kami tahu kualitas kami, bahkan jika kami sadar bahwa kami akan melawan tim berkualitas.”

Marco Reus menambahkan, “Musim ini kami telah menunjukkan konsistensi dan mampu bermain untuk 90 menit penuh.”

“Di Liga Champions itu tidak cukup hanya untuk bermain dengan baik selama satu jam. Menurut saya itu masih 50-50. Hasil leg pertama tidak menguntungkan untuk kami, tetapi kami memiliki mentalitas untuk membalikkannya.”