Gilabola.com – Inter Milan menutup musim domestik mereka dengan cara yang nyaris sempurna. Setelah memastikan Scudetto lebih awal, Nerazzurri kini mengangkat Coppa Italia usai menundukkan Lazio 2-0 di Roma, Rabu malam.
Ini jadi kali pertama Inter meraih gelar liga dan piala domestik dalam satu musim sejak era Jose Mourinho pada 2010.
Lazio sebenarnya sempat mencoba bermain rapat sejak awal laga. Tapi dua kesalahan di lini belakang malah membuka jalan Inter menuju trofi.
Gol pertama datang cepat pada menit ke-14. Federico Dimarco mengirim sepak pojok ke area dekat gawang dan situasi itu berujung petaka bagi Lazio. Adam Marusic salah mengantisipasi bola hingga sundulannya justru masuk ke gawang sendiri.
Inter makin nyaman menguasai pertandingan setelah unggul.
Marcus Thuram dan Lautaro Martinez beberapa kali merepotkan pertahanan Lazio yang terlihat gugup saat ditekan. Dimarco juga terus aktif membangun ancaman dari sisi kiri.
Petaka kedua Lazio datang pada menit ke-35.
Nuno Tavares kehilangan bola di area berbahaya setelah dicuri Denzel Dumfries. Bek asal Belanda itu langsung menusuk ke kotak penalti sebelum mengirim umpan datar ke depan gawang.
Lautaro tinggal mendorong bola ke gawang kosong.
Gol yang sangat mudah untuk ukuran striker sekelas kapten Inter tersebut.
Lazio baru benar-benar memberi ancaman menjelang turun minum. Gustav Isaksen mendapat ruang tembak di kotak penalti, tetapi bola masih melebar tipis setelah mengenai kaki Alessandro Bastoni.
Masuk babak kedua, Maurizio Sarri mencoba mengubah ritme permainan lewat masuknya Nicolo Rovella. Lazio sempat terlihat lebih hidup, namun peluang bersih tetap sulit didapat.
Tijjani Noslin nyaris memperkecil skor lewat tembakan jarak dekat yang melintas tipis di sisi gawang. Boulaye Dia juga membuang kesempatan emas saat berhadapan satu lawan satu dengan Josep Martinez. Bola sepakannya malah menghantam wajah kiper Inter tersebut.
Di sisi lain, Inter tetap punya peluang menambah gol. Luis Henrique gagal menyambut umpan Dimarco dengan sempurna, sedangkan Piotr Zielinski juga menyia-nyiakan posisi bagus di depan kotak penalti.
Skor 2-0 bertahan sampai laga selesai.
Inter pun resmi mengamankan double winners domestik musim ini. Sebaliknya, Lazio menutup musim tanpa tiket Eropa untuk tahun kedua beruntun.

