Dua Dari Lima Gol Brasil Terjadi Karena Kesalahan Konyol Kiper Peru

Dua Dari Lima Gol Brasil Terjadi Karena Kesalahan Konyol Kiper Peru

Dari lima gol Brasil ke gawang Peru pada laga tadi malam di Arena Corinthians, dua di antaranya terjadi akibat kesalahan konyol kiper. Lihat.

Brasil menang 5-0 atas Peru itu kita sudah tahu. Tapi yang akan viral adalah adegan gol kedua Selecao oleh Roberto Firmino. Striker Liverpool itu mengangkat kakinya guna mencegat tendangan gawang kiper Peru, Pedro Gallese. Berhasil! Tapi bola hanya menghantam tiang gawang. Firmino bersiap setelahnya, mengendalikan bola dengan dadanya dan menghajar bola ke gawang yang kosong.

Ini akan merupakan tayangan ulang gol yang tidak ingin dilihat oleh Pedro Gallase. Sudah mirip adegan konyol kiper Liverpool Loris Karius saat final Liga Champions tahun 2018 melawan Real Madrid, saat ia melempar bola ke kaki Karim Benzema dan berujung gol.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Gol Brasil lain yang akan viral adalah tembakan melengkung Willian dari tepi kotak penalti. Hanya jadi pemain cadangan, pemain Chelsea ini turun menit 77 untuk menggantikan Philippe Coutinho dan pada sebuah situasi sepak pojok ia mencetak gol hebat.

Willian mengambil tendangan sudut pendek ke arah Everton, yang mengembalikannya dengan cepat. Gelandang Chelsea itu kemudian menggiring sampai batas kotak penalti dan melepaskan tendangan melengkung keras ke pojok gawang Peru. GOL! Sudah menit 89 saat gol ini terjadi. Tidak ada yang menyangka akan terjadi gol kelima oleh Selecao.

Situasi lucu lainnya terjadi pada gol pertama oleh Casemiro. Lagi-lagi dari situasi bola mati, sepak pojok. Bola sampai di depan gawang dan gelandang Real Madrid itu dari jarak sangat dekat, mungkin satu meter, menanduk bola. Gagal! Bola memantul di tiang gawang dan ia menanduk bola sangat keras sembari bertumpu ke punggung satu pemain Peru dan GOL! Kiper Pedro Gallese cuma sibuk melambai-lambaikan tangannya minta belas kasihan wasit.

Masih ada dua gol lagi dari timnas Brasil. Satu di antaranya oleh Dani Alves yang merupakan gol keempat Selecao. Ia datang dari sisi kanan lapangan dan melakukan permainan satu-dua yang cantik dengan Arthur dan Roberto Firmino meski terlihat agak kaku dan saling tunggu. Dani Alves lolos dari jebakan offside dan berhasil mendekati tiang dekat gawang Peru sebelum melepaskan tendangan keras ke bagian atas gawang.

Satu gol lagi yang tersisa dan belum kita bahas adalah gol ketiga Brasil oleh Everton. Cara membangun gol ini mirip gol Dani Alves, permainan pendek dari kaki ke kaki meski sekali lagi harus disebutkan bahwa terlihat kaku seolah-olah mereka baru bermain bersama satu minggu terakhir. Tapi bagaimana pun bola kemudian sampai ke Everton yang kemudian mendekati kotak dan melepaskan serangan, mirip serangan Willian untuk gol kelima, namun terarah ke pojok bawah gawang.

Dengan hasil kemenangan 5-0 atas Peru ini Brasil lolos ke perempat final dan sekaligus menolong Venezuela menemaninya sebagai wakil Grup A ke delapan besar. Peru masih mungkin lolos ke perempat final Copa America jika merupakan salah satu dari tim urutan ketiga terbaik. Masih menunggu hasil dari grup-grup lain.