Dua Laga 46 Serangan 2 Penalti, Fernandes Salahkan Kualitas Striker MU

Dua Laga 46 Serangan 2 Penalti, Fernandes Salahkan Kualitas Striker MU

Gilabola.com – Bruno Fernandes benar-benar tak senang dengan insting mencetak gol para penyerang Manchester United yang boros peluang dan membuat mereka terlempar dari Liga Europa dalam kekalahan 2-1 dari Sevilla, tadi malam.

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer tampil jauh lebih meyakinkan dalam serangan, menghasilkan hingga 20 tembakan dengan kreativitas playmaker Portugal dan Paul Pogba, membuat mereka sama-sama menghasilkan empat umpan kunci, tapi itu ternyata tak cukup tanpa ada seorang pun yang menyelesaikan peluang.

Setan Merah unggul menit ke-9 melalui eksekusi titik putih Bruno Fernandes sebelum Suso menyamakan kedudukan menit ke-26 untuk memaksa babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1. Pada babak kedua United tampil lebih menyerang, menghasilkan banyak peluang terbuka di depan gawang, tapi Marcus Rashford, Mason Greenwood, dan Anthony Martial kesulitan mengalahkan kiper Yassine Bounou.

Pasukan Premier League itu akhirnya harus membayar mahal ketumpulan mereka di depan gawang saat serangan Jesus Navas dari sisi kiri pertahanan berhasil menghasilkan umpan silang untuk dituntaskan Luuk de Jong menjadi gol kemenangan.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Fernandes kesal dengan pertahanan timnya selama pertandingan semi final Liga Europa di RheinEnergieStadion di Cologne, Jerman, tersebut dan sempat terlibat konfrontasi dengan Victor Lindelof dan kini playmaker 25 tahun itu juga mengeluhkan kualitas penyelesaian akhir rekan setimnya dalam wawancara pasca pertandingan.

Bruno Fernandes Salahkan Penyerang Man Utd

“Kami memainkan permainan yang hebat dan menciptakan banyak peluang,” kata pencetak 17 gol dan 11 assist bagi United itu di berbagai ajang. “Tapi dalam sepakbola, itu tidak cukup – kami melewatkan banyak peluang di depan gawang. Kami tidak puas tentang ini karena kami ingin lolos ke final. Sekarang saatnya istirahat dan menyegarkan kaki.”

“Kiper mereka melakukan penyelamatan dengan sangat baik, tetapi kualitas yang kami miliki seharusnya membuat kami bisa mencetak gol!”

Perlu diketahui bahwa dalam dua laga fase gugur terakhir Manchester United di Liga Europa melawan Sevilla dan Copenhagen, mereka mencatatkan hingga 46 tembakan ke gawang, namun hanya menghasilkan dua gol, itu pun keduanya berasal dari titik putih.

Ini pada akhirnya harus memaksa manajer Ole Gunnar Solskjaer dan Ed Woodward untuk bekerja lebih serius mendatangkan striker baru yang lebih klinis jika ingin bersaing untuk gelar musim depan.