Dua Legenda Arsenal Saling Bertarung Satu Sama Lain

Dua Legenda Arsenal Saling Bertarung Satu Sama Lain

Manajer AS Monaco, Thierry Henry mengatakan, melawan mantan rekan setimnya di Arsenal Patrick Vieira ketika keduanya menjadi seorang pelatih terasa sangat aneh.

Henry dan Vieira adalah bagian dari tim Invincibles Arsenal yang menjalani musim Premier League tanpa terkalahkan di bawah asuhan Arsene Wenger pada 2003-04, sementara pasangan itu juga memenangkan Piala Dunia 1998 dan Eropa 2000 dengan Timnas Prancis.

Duo Perancis tersebut bersatu kembali sebagai pelatih untuk pertama kalinya di Stade Louis II, di mana Monaco dan OGC Nice bermain imbang 1-1 pada hari Kamis (17/1).

BACA:  Prediksi Arsenal vs BATE Borisov di Liga Europa 22 Februari 2019

Ditanya bagaimana rasanya menghadapi Vieira, Henry mengatakan kepada wartawan: “Aneh, sangat aneh. Ketika saya melihat dia keluar dari ruang ganti, rasanya aneh.”

“Kami berjalan di tangga bersama, kami biasa berjalan di tangga itu bersama ketika kami bermain. Itu benar-benar bagus. Tapi kemudian ada pertandingan yang dijalani dan Anda melakukan apa yang harus Anda lakukan.”

Advertisement
OLE777
OLE777

“Dia melakukan apa yang harus dia lakukan, tetapi rasanya aneh. Kami berbicara, kami mengatakan beberapa hal satu sama lain.”

Dua legenda Arsenal lega AS Monaco dan Nice imbang

Henry dan Vieira lama berpelukan sebelum kick-off di Monaco, Vieira mengatakan: “Kami berdua hanya berharap keberuntungan satu sama lain, itu saja.”

BACA:  Arsene Wenger Prediksi Juara Liga Champions Musim Ini

Monaco gagal memenangi salah satu dari 10 pertandingan kandang pertama mereka di Ligue 1 musim ini untuk pertama kalinya dalam sejarah klub menyusul kebuntuan melawan 10 pemain Nice, setelah Ihsan Sacko diusir wasit.

Benoit Badiashile Mukinayi menyamakan kedudukan pada menit ke-50 untuk membatalkan gol pembuka yang dicetak oleh pemain Nice Allan Saint-Maximin.

Dengan 13 menit tersisa, tendangan penalti dari Saint-Maximin dapat diselamatkan oleh oleh penjaga gawang Monaco Diego Benaglio setelah VAR memutuskan bahwa Youcef Atal telah dilanggar di dalam kotak penalti.

BACA:  Transfer Arsenal: Negosiasi Ulang Ever Banega

“Monaco sebenarnya bisa menang. Di babak pertama, mereka memiliki dua peluang di mana kami menempatkan diri kami dalam bahaya dengan kehilangan bola. Tetapi Thierry juga bisa senang dengan hasil imbang,” kata Vieira.

“Kami bangga karena bisa bertahan dengan 10 pemain melawan 11. Para pemain bermain ngotot, mereka tidak ingin kalah, mereka menggandakan usaha mereka.”