Dua Pemain Rusia Terancam Hukuman Penjara 7 Tahun

Dua pesepakbola papan atas Rusia, Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev, terancam penjara tujuh tahun akibat menyerang pejabat setempat.
Dua pesepakbola papan atas Rusia, Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev, terancam penjara tujuh tahun akibat menyerang pejabat setempat.

Gilabola.com – Dua pemain Rusia berdarah panas terancam hukuman penjara tujuh tahun setelah menyerang dengan kekerasan dan melukai dua pejabat negeri itu.

Striker Zenit St Petersburg, Aleksandr Kokorin, dan gelandang Krasnodar, Pavel Mamaev, ditahan di penjara hingga 8 Desember mendatang, sementara mereka menunggu keputusan pengadilan atas tuduhan melakukan tindak kekerasan.

Dua pemain Rusia tersebut ditahan awal pekan ini setelah rekaman video menunjukkan, Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev menyerang dua pejabat Kementerian Perdagangan Rusia di sebuah kafe kelas atas di Moskow.

Salah satu pejabat dipukul kepalanya dengan kursi saat tengah makan malam. Pengacaranya kemudian mengklaim, pejabat itu alami gegar otak akibat aksi pemukulan tersebut.

Terancam Hukuman Penjara 7 Tahun

Dalam insiden terpisah, kedua pemain sepakbola tersebut menyerang supir seorang pembawa acara televisi dan merusak mobil Mercedes-nya.

Pengadilan juga memerintahkan adik laki-laki Kokorin, Kirill, ditahan selama dua bulan. Ketiga laki-laki ini kemungkinan akan mendapat hukuman penjara hingga tujuh tahun. Namun tak diterangkan motif penyerangan dalam dua insiden terpisah itu.

Premier League Rusia menyerukan sanksi berat terhadap kedua pemain itu sebelum pengadilan Moskow putuskan keduanya harus ditahan di penjara, guna mencegah keduanya melarikan diri.

Rusak Citra Sepakbola Rusia

“Insiden ini merusak citra FC Zenit dan FC Krasnodar, tapi juga citra seluruh sepakbola Rusia. Kami percaya mereka yang bersalah harus dijatuhi hukuman paling berat. Tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan dalam sepakbola!”, tegas Liga Rusia dalam pernyataan resminya.

Pengacara Mamaev, Igor Bushmanov, mengatakan dia akan mencoba membatalkan putusan pengadilan. “Kami akan ajukan banding atas keputusan ini, karena kami percaya itu tidak berdasar dan tidak adil, dan tidak punya alasan yang jelas,” tegasnya.

Kokorin telah mencatatkan 48 penampilan untuk Timnas Rusia, tapi absen di Piala Dunia tahun ini yang digelar di negara asalnya, karena cedera lutut. Sementara Mamaev membela tim nasional sebanyak 15 kali, tapi juga tidak termasuk dalam skuad Piala Dunia 2018. Penampilan internasional terakhirnya adalah pada Euro 2016.