Eks Celtic FC Masuk Rumah Sakit Usai Tawuran Suporter, 3 Tewas

Eks Celtic FC Masuk Rumah Sakit Usai Tawuran Suporter, 3 Tewas

Gilabola.com – Eks Celtic FC masuk Rumah Sakit usai tawuran suporter. Emilio Izaguirre ada diantara 7 orang terluka saat 3 lainnya tewas di lokasi kejadian.

Mantan bintang Celtic FC, Emilio Izaguirre, dilarikan ke rumah sakit setelah ia terluka dalam kerusuhan antara fans di Honduras. Tawuran berdarah itu mengakibatkan tiga pendukung tewas dan tujuh terluka.

Ironis, Emilio setuju untuk kembali memperkuat klub pertamanya di tanah airnya, Motagua, minggu lalu setelah meninggalkan klub Skotlandia untuk kedua kalinya selama musim panas. Di klub tersebut, dirinya sanggup memenangkan 13 trofi dalam dua musim.

Tapi dalam apa yang seharusnya menjadi pertandingan kedua untuk klubnya di Tegucigalpa Derby antara Motagua kontra Olimpia, ia malah mendapatkan musibah. Kerusuhan meletus sebelum pertandingan ketika bus timnya diserang suporter lawan.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Emilio Izaguirre buru-buru dibawa ke rumah sakit setelah terkena pecahan kaca di mata. Sang pemain adalah salah satu dari tiga pemain yang terluka, bersama dengan rekan tim Roberto Moreira dan Jonathan Rougier.

Belakangan, pemain berusia 33 tahun itu mengkonfirmasi dari tempat tidur rumah sakit bahwa dirinya tidak menderita cedera parah. Dia berkata: “Terima kasih Tuhan masih baik ke saya. Ada beberapa bagian dari pecahan kaca yang terbang ke mata saya, tapi saya sudah diberitahu jika luka itu tidak serius dan tidak ada kerusakan permanen.”

Eks Celtic FC sedih menanggapi jatuhnya korban jiwa

“Hal yang menyakitkan bagi saya adalah adanya suporter yang meninggal dunia. Kita semua adalah orang Honduras, tidak peduli tim apa yang Anda dukung, kita semua harus memiliki rasa hormat terhadap sesama manusia.”

“Terima kasih kepada semua orang untuk semua jenis pesan dukungan yang saya terima,” lanjutnya lagi dengan perban masih menempel di matanya.

Publikasi Spanyol Mundo Deportivo klaim jika fans lawan melemparkan batu dan botol kaca ke arah bus. Kesulitan dimulai setelah serangan di bus sebelum akhirnya kekerasan menyebar hingga ke stadion, yang telah dipenuhi 10.000 penggemar. Pertandingan kemudian ditunda.

Juru bicara rumah sakit Tegucigalpa Laura Schoenherr dilaporkan Daily Mail berkata: “Tiga orang tewas dan tujuh luka-luka. Salah satunya adalah anak kecil. Tiga orang dewasa yang terluka berada dalam kondisi kritis.”

Mundo Deportivo juga melaporkan bahwa mereka yang meninggal dunia telah diidentifikasi, dengan tiga korban yang berusia antara 20 dan 27 tahun. Motagua menyalahkan kubu Olimpia atas serangan tersebut.