Eks PSG Ini Ejek Unai Emery Usai Rennes Kalahkan Arsenal di Liga Europa

Gilabola.com – Unai Emery diejek ‘musuh lamanya’ yang kini membela Rennes, Hatem Ben Arfa, setelah klub Ligue 1 itu kalahkan Arsenal, 3-1, Jumat (8/3) dinihari tadi.

Gelandang Rennes, Hatem Ben Arfa, pernah menjadi anak asuh Unai Emery di PSG. Namun, pemain Prancis berdarah Tunisia itu menderita di bawah arahan Emery, karena terus-menerus dibangkucadangkan, hingga akhirnya ‘dibuang’ ke Rennes.

Kini, gelandang berusia 32 tahun itu tertawa senang saksikan skuad Arsenal asuhan Unai Emery menyerah kalah di tangan klub barunya, Rennes, di leg pertama babak 16 besar Liga Europa.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Emery seakan terlihat mencabuti rambutnya sendiri, saat 10 pemain Arsenal yang tersisa di kandang Rennes tak mampu menahan gempuran tuan rumah. Dan, orang yang paling menikmati pemandangan kesal dan marah-marahnya Emery dalam laga itu adalah Hatem Ben Arfa. Bahkan bisa dikatakan, tak ada yang menikmati kekalahan tim besutan pelatih asal Spanyol itu lebih dari Ben Arfa.

‘Masih Emery Tua yang Sama!’

Ia tampak mengolok-olok aksen Emery dan tidak pernah melupakan cara pelatih itu mengesampingkan dirinya saat masih sama-sama di PSG, setelah terjadinya serangkaian kehebohan di Parc des Princes.

“Cara dia bersikap membuat saya sedikit tertawa. Dia belum berubah sama sekali. Saya memandanginya beberapa kali dalam pertandingan tadi, dan melihat Emery tua yang sama, sama gelisahnya seperti dulu,” ujar Ben Arfa usai pertandingan.

Menurut Emery, the Gunners seakan kehilangan arah setelah bek andalannya, Sokratis, dikeluarkan karena kartu kuning kedua di menit ke-40. “Permainan berubah lebih dari yang kami bayangkan, setelah kartu merah itu dan kami harus berusaha melakukannya lebih baik dari itu. Kami harus belajar bermain ketika kami kehilangan satu pemain kami,” tandas Emery di tempat terpisah.

Fokus pada Perubahan di Leg Kedua di Emirates

“Itu bukan pengalaman yang baik, karena kami tidak bisa lakukan pekerjaan kami di saat-saat sulit,” tambahnya.

“Saya tidak bisa katakan apa-apa kepada Sokratis, karena dia punya komitmen dan perilaku yang baik. Tapi kartu merah bisa datang kapan saja. Saya pikir, kami tidak punya masalah dalam hal disiplin,” tegas Emery.

“Kami tahu, ini hasil yang buruk dan akan sulit bagi kami untuk comeback dari ketertinggalan 1-3. Tapi jika kami bermain seperti yang kami lakukan di 40 menit pertama, saya yakin kami masih bisa melewatinya. Kami hanya perlu fokus pada perubahan kinerja kami, untuk pertemuan berikutnya di Emirates,” ujarnya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO